MALANG POST – Sivitas akademika Universitas Negeri Malang menyemarakkan Peringatan Dies Natalis ke-72 melalui kegiatan jalan sehat (Fun Walk) di Kampus UM, Malang, Minggu (11/10/2026), guna mempererat kebersamaan warga kampus, mempromosikan budaya hidup sehat, serta menegaskan transparansi tata kelola kemitraan.
Universitas Negeri Malang (UM) menyemarakkan puncak Peringatan Dies Natalis ke-72 melalui pergelaran jalan sehat (Fun Walk), Minggu (11/10/2026). Mengusung tema strategis “Bergerak Bersama, Sehat, dan Berprestasi untuk UM Berdampak”, kegiatan olahraga kebugaran ini disiapkan sebagai ajang mempererat kebersamaan sekaligus memasyarakatkan pola hidup sehat di lingkungan kampus.
Kegiatan Fun Walk ini diikuti oleh ribuan elemen sivitas akademika, mulai dari jajaran dosen, tenaga kependidikan (tendik), mahasiswa, alumni, hingga keluarga besar UM beserta para kolega dan mitra kerja kampus.
Antusiasme tinggi para peserta mewarnai sepanjang rute jalan sehat yang tidak hanya berorientasi pada kebugaran fisik, melainkan juga memperkokoh tali silaturahmi dan solidaritas antarwarga kampus.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., menegaskan bahwa eskalasi mutu perguruan tinggi tidak boleh sebatas bertumpu pada pencapaian akademik formal, melainkan juga harus diimbangi oleh pembentukan ekosistem kampus yang sehat, harmonis, dan produktif.
Menurutnya, energi kebersamaan yang terbangun dari ajang olahraga kebugaran ini diproyeksikan menjadi pendorong positif bagi UM untuk terus berinovasi, berkembang pesat, dan memberikan kontribusi berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat.

Peringatan momentum Dies Natalis ke-72 ini juga dijadikan wahana kontemplasi bagi seluruh warga UM untuk merefleksikan rekam jejak perjalanan sejarah institusi, sekaligus memperkuat komitmen kelembagaan dalam menjawab tantangan transformasi pendidikan tinggi di masa depan.
Apresiasi Kemitraan dan Prinsip Transparansi
Suasana Fun Walk kian semarak dengan kucuran dukungan dari pelbagai mitra kerja sponsor yang menyediakan ratusan doorprize atau hadiah undian berharga. Sederet hadiah utama, termasuk beberapa unit sepeda motor matik, turut dibagikan secara transparan kepada para peserta yang beruntung.
Prof. Hariyono menjelaskan bahwa ratusan unit hadiah tersebut murni bersumber dari gotong royong keluarga besar UM serta partisipasi kolega mitra kerja. Selain menambah daya pikat acara, pembagian doorprize ini dijadikan wujud apresiasi atas partisipasi aktif seluruh sivitas akademika.
Ia menggarisbawahi krusialnya tata kelola penerimaan bantuan dari mitra yang wajib disalurkan secara kelembagaan melalui pintu resmi institusi, bukan atas nama perorangan atau pejabat secara pribadi. Mekanisme ini dinilai mutlak untuk menjaga akuntabilitas, transparansi, serta memitigasi potensi gratifikasi.
“Apabila bantuan disalurkan kepada individu, hal itu berpotensi masuk dalam kategori gratifikasi. Namun, jika disalurkan secara kelembagaan kepada institusi, hal tersebut sah karena seluruh pemanfaatannya dipertanggungjawabkan untuk kepentingan umum. Apa yang dibantukan oleh kolega mitra kami, seluruhnya kami kembalikan untuk kebahagiaan keluarga besar UM dan warga yang berpartisipasi,” tegas Prof. Hariyono, Minggu (11/10/2026).
Lebih lanjut, Prof. Hariyono menegaskan bahwa UM akan terus melakukan pembenahan berkelanjutan, baik di ranah keakademikan maupun tata kelola operasional nonakademik.
Semangat pergerakan yang diusung dalam ajang Fun Walk ini diharapkan tidak sebatas berhenti sebagai agenda seremonial tahunan, melainkan mentransformasi menjadi budaya kerja dan gaya hidup kampus yang lebih sehat dan berintegritas.
“Melalui momentum gerak bersama ini, kami ingin kegiatan ini tidak sekadar bersifat temporer, melainkan menjelma menjadi kebiasaan hidup sehat yang berkelanjutan,” tambah Rektor.
Melalui kemeriahan Fun Walk Dies Natalis ke-72, UM optimistis budaya hidup sehat, semangat kekeluargaan, dan produktivitas sivitas akademika kian solid. Semangat ini selaras dengan cita-cita UM dalam mewujudkan perguruan tinggi negeri berkelas dunia yang berprestasi dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




