MALANG POST – Pemerintah Kota Batu menggelar malam penganugerahan Batu Youth Festival and Sport Tourism Contest 2026 di Balai Kota Among Tani, Kota Batu, Sabtu (10/10/2026), sebagai wadah ekspresi seni, budaya, dan olahraga ekstrem guna memperkuat sektor pariwisata pemuda.
Halaman Balai Kota Among Tani berubah menjadi panggung megah ekspresi dan kreativitas generasi muda Kota Batu dalam gelaran Batu Youth Festival and Sport Tourism Contest 2026, Sabtu (10/10/2026) malam.
Ratusan pelajar, pemuda, dan pegiat komunitas kreatif berkumpul unjuk bakat sekaligus merayakan karya inovatif mereka.
Wali Kota Batu, Nurochman; Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto; Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batu, Alfi Nurhidayat; serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Batu hadir langsung dalam malam penganugerahan tersebut.
Mereka memberikan apresiasi dan piala penghargaan kepada para peserta yang berkompetisi di pelbagai cabang seni, budaya, dan olahraga.

WALI Kota Batu, Nurochman. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Festival tahunan ini menyajikan beragam kegiatan menarik, mulai dari kompetisi School in Action, lomba vlog kreatif, seni lukis dinding (mural), dan peragaan busana (fashion show), hingga ajang olahraga tradisional, atraksi trial bike, sepeda BMX, serta papan luncur (skateboard).
Berbagai unjuk kebolehan tersebut disiapkan sebagai ruang inklusif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat positif.
Wali Kota Batu, Nurochman, menggarisbawahi bahwa pemerintah daerah tidak ingin generasi muda sebatas menjadi penonton dalam laju pembangunan daerah.
Oleh karena itu, Pemkot Batu berkomitmen menyediakan ruang ekspresi, kepercayaan penuh, dan kesempatan seluas-luasnya bagi anak muda untuk tumbuh berkembang serta menghasilkan karya produktif.
“Selamat kepada para pemenang lomba vlog, School in Action, serta para juara kategori tingkat SMP dan SMA. Bagi peserta yang belum berhasil meraih juara, jangan pernah berkecil hati dan teruslah berkarya,” ujar Nurochman, Sabtu (10/10/2026).
Lebih dari sekadar ajang perlombaan, festival ini dirancang untuk mengaitkan potensi kreativitas pemuda dengan sektor industri pariwisata daerah, khususnya wisata olahraga (sport tourism).

KREATIVITAS: Pemkot Batu menggelar Batu Youth Fest & Sport Tourism Contest sebagai panggung kreativitas anak muda Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Perpaduan harmonis antara nilai seni, tradisi budaya, dan ketangkasan olahraga diproyeksikan sanggup memperkuat daya pikat wisata Kota Batu sekaligus memantik peluang pertumbuhan ekonomi bagi warga lokal.
Sinergi kolaboratif antara pemerintah, lembaga sekolah, dunia usaha, dan komunitas menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan.
Dukungan penuh kegiatan ini antara lain datang dari Paguyuban Kang Mas Nimas Kota Batu, Maghali Putra bersama komunitas BMX dan MALTRIP, Karsa Budaya, serta Mbatu Skateboarding.
Panitia Batu Youth Festival, Annisa Desi, menjelaskan bahwa festival ini memang sengaja dihadirkan sebagai panggung apresiasi bagi pelajar dan pemuda lokal untuk menampilkan potensi terbaik mereka.
“Kegiatan ini kami hadirkan sebagai ruang terbuka bagi anak-anak muda dan pelajar di Kota Batu untuk menunjukkan bakat serta rasa cinta mereka terhadap kota ini, baik melalui karya sinematografi video, seni pertunjukan, maupun ekspresi kreativitas lainnya,” ungkapnya.
Melalui keberlanjutan festival ini, Pemkot Batu berharap kian banyak generasi muda yang berani tampil berkarya dan terlibat aktif dalam pengawalan pembangunan daerah.
Kreativitas yang memancar dari kalangan anak muda diharapkan tidak terhenti di panggung festival semata, melainkan berkembang menjadi potensi ekonomi kreatif yang menopang pariwisata Kota Batu. (Ananto Wibowo)




