SELFIE: Memanfaatkan kehadiran istimewa sang Menteri Agama, digunakan Abah Sanusi berfoto bersama. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, hadir sekaligus menjadi imam sholat Subuh Keliling (Suling) berjamaah di Masjid Baitul Muttaqin, Desa Balearjo, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang, Jumat (2/10/2026) pagi.
Gerakan memakmurkan masjid di tingkat akar rumput, bukan sekadar urusan rutinitas ibadah ritual lima waktu.
Ketika jajaran pejabat pemerintah turun langsung menyapa warga desa pada waktu subuh, jalinan spiritualitas serta pelayanan publik terpadu, sanggup menjelma menjadi fondasi kerukunan daerah yang sangat kokoh.
Sejarah baru itulah yang tercipta di bumi Kabupaten Malang.
Pelaksanaan program Subuh Keliling (Suling) yang telah memasuki tahun ke-6 di bawah kepemimpinan Bupati Malang, H. M. Sanusi, terasa teramat spesial.

TAMU AGUNG: Bupati Sanusi menyambut kehadiran Menteri Agama di Masjid Baitul Muttaqin. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, hadir langsung memimpin saf sholat sebagai imam di Masjid Baitul Muttaqin, Pagelaran.
Tak hanya dihadiri pejabat kementerian pusat, Wakil Wali Kota Kediri, K.H. Qowimuddin Thoha, S.H. (Gus Qowim), yang mendampingi Wali Kota Vinanda Prameswati, turut membawa jajarannya melakoni studi tiru atas keberhasilan program Suling tersebut.
Dalam tausiahnya, Tokoh kelahiran Bone 23 Juni 1959 ini, melontarkan pujian setinggi langit atas konsistensi Bupati Sanusi, bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Malang.
Menag menilai, Suling merupakan terobosan jempolan untuk meramaikan masjid, mempererat tali silaturahmi, serta menguatkan kemanunggalan antara ulama, umara, dan warga desa.
Sebelum menyampaikan pengarahan spiritual, Menag menyerahkan bantuan paket sembako bagi masyarakat dan jamaah yang dikomando oleh Camat Pagelaran, Elin Vikawati.
”Masya Allah, kalau seluruh Bupati di Indonesia seperti Bapak Bupati Malang ini, Insya Allah seluruh Indonesia akan baldatun thoyyibatun wa robbun ghofur.”
“Beliau ini justru lebih tepat menjadi Menteri Agama. Luar biasa mahir menyampaikan hadis dan ayat suci Al-Qur’an,” puji Menag Nasaruddin Umar, Jumat (2/10/2026).
Menag mengaminkan pesan kebaikan Bupati Sanusi, dalam membaca selawat serta istigfar tidak sekadar mendatangkan pahala.
Rutinitas spiritual tersebut, memancarkan energi positif serta menghadirkan ketenangan jiwa yang hakiki bagi pengamalnya.

BAKSOS: Menteri Agama ikut menyaksikan pemberian bantuan Bupati Malang, berupa hibah untuk masjid. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Menag bersama rombongan Dirjen Kemenag dan Gus Qowim yang juga Pengasuh Ponpes Al-Islah Bandar Kidul Kediri, menyapa ramah sekitar 1.500 jamaah yang memadati area dalam hingga pelataran masjid.
Program Suling di Kabupaten Malang, selalu dikemas secara lengkap dengan menghadirkan Gebyar Pelayanan Gratis bagi warga desa.
Pemerintah Kabupaten Malang memboyong berbagai layanan publik langsung ke halaman lokasi Suling.
Mulai dari pencetakan KTP-el, IKD, Akta Kelahiran, Pasar Murah sembako, pelayanan perizinan usaha, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga konsultasi KUA dan sertifikasi halal gratis.
Sementara itu, Bupati Malang, HM Sanusi, mengutarakan rasa syukur mendalam atas kehadiran Menag RI dan jajaran Pemkot Kediri.
Sanusi membeberkan, berkat konsistensi program Suling, Kabupaten Malang berhasil meraih penghargaan sebagai Kabupaten Terinovatif dari Kemendagri, serta ditetapkan sebagai percontohan Kabupaten Moderasi Beragama.
”Kami mengusulkan agar tradisi Subuh Keliling ini bisa diviralkan dan diadopsi oleh seluruh Kabupaten dan Kota di Indonesia.”
“Sebab kekompakan Kemenag, Forkopimda, dan lembaga keagamaan dalam bergerak bersama, menjadi kunci terciptanya kerukunan,” pangkas Sanusi. (PKP/Ra Indrata)




