ARSITEK: Pelatih Arema FC asal Brasil, Marcos 'Marquinhos' Santos. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Arema FC mengusung rekor sejarah dominan 10 kemenangan atas PSM Makassar menjelang duel laga tandang perdana Pekan 2 Super League 2026/2027 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, Minggu (13/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Mengarungi laga tandang pertama musim ini, selalu menyajikan atmosfer pertaruhan mental yang menguras fisik dan emosi. Namun bagi skuad Singo Edan, rekam jejak manis masa lalu di tanah Sulawesi, menjadi bahan bakar modal yang membakar kepercayaan diri.
Arema FC siap melakoni ujian tandang perdana Super League 2026/2027, menantang tuan rumah PSM Makassar.
Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan melangsungkan kick-off pada Minggu (13/9/2026) mulai pukul 15.30 WIB, di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare.
Rekor pertemuan mencatat, Arema FC mengantongi keunggulan statistik yang cukup mencolok atas Juku Eja.
Dalam 19 bentrokan terakhir sejak era ISC A 2016 lalu, Singo Edan mengemas 10 kali kemenangan.
Sementara PSM Makassar baru mengoleksi lima kali kemenangan, dan empat laga sisa lainnya berakhir imbang tanpa pemenang.
Bahkan pada musim sebelumnya, Arema FC sukses membungkam PSM 2-0 di Stadion Gelora BJ Habibie.
Pada pertemuan paling pamungkas antara kedua tim, Arema FC melibas PSM dengan skor telak 3-0 di markas Singo Edan melalui lesakan gol Joel Vinicius, Gabriel Silva, dan Dalberto.
Rombongan Singo Edan terbang ke Parepare dengan membawa 23 pemain terbaik.
Meski demikian, Arema FC dipastikan tampil tanpa diperkuat dua amunisi inti, yakni striker asing Gustavo Henrique dan gelandang Alfeandra Dewangga, yang terpaksa ditinggal di Malang akibat masih menjalani pemulihan cedera.
Singo Edan membawa modal bertanding meyakinkan, usai membantai Isen Mulang Kalteng FC 4-0 pada laga pembuka di Stadion Kanjuruhan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mewaspadai betul kebangkitan tim tuan rumah, yang dikenal sangat berbahaya dalam melakukan transisi permainan cepat.
“PSM melakukan banyak transisi cepat. Saya suka bagaimana mereka memberikan prestasi saat bermain di Bandung. Makanya kita harus mempersiapkan diri dengan bagus untuk mencoba mendapatkan poin dari sini,” ujar Marcos ‘Marquinhos’ Santos, dalam prematch press conference, Sabtu (12/9/2026)
Pandangan senada diutarakan bek asing Arema FC, Diego Landis.
Pemain asal Brasil tersebut menegaskan, meski PSM baru saja menelan kekalahan di laga perdana, skuad Juku Eja tetap dihuni pemain-pemain berkualitas tinggi.
“Seperti yang Coach Marquinhos katakan, pertandingan besok akan sulit karena mereka tim kuat dengan banyak pemain berkualitas. Kita harus persiapan baik untuk membawa pulang poin,” kata Diego Landis.
Menanggapi sanksi laga tanpa penonton, yang dijatuhkan komdis kepada tuan rumah PSM Makassar, Marcos Santos menyampaikan pandangan jujur yang tidak biasa.
Sebagai pria yang telah lama mengabdi di dunia sepak bola, Marquinhos mengaku lebih menyukai atmosfer pertandingan yang disaksikan langsung oleh gemuruh penonton di dalam stadion.
“Saya tahu ada situasi PSM mendapat sanksi, tetapi saya pribadi berharap tetap ada penonton. Kehadiran penonton memberikan motivasi ekstra untuk kedua tim. Saya berharap situasi tanpa penonton ini tidak terjadi lagi di liga kita,” tutur Marcos.
Ia juga berharap pada laga-laga tandang berikutnya, kelompok suporter Aremania diberikan ruang untuk hadir mendampingi tim berjuang di luar kota.
Terkait tren Arema FC yang selalu menang di kandang PSM dalam dua musim terakhir, Marcos enggan jemawa. Ia menyebut komposisi PSM musim ini jauh lebih kuat di bawah komando pelatih berpengalaman.
“Menurut saya, PSM Makassar saat ini lebih kuat daripada musim kemarin karena mereka merekrut pemain bagus. Namun, Arema juga tim kuat. Persiapan kita minggu ini luar biasa dan kami bertekad membawa pulang poin,” tegas pelatih berusia 46 tahun tersebut. (Ra Indrata)




