PEJABAT: Andreas Edy Susetyo memberikan pangarahan politik pada konsolidasi kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang. (Foto: Humas PDIP Kab.Malang for Malang Post)
MALANG POST – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, menggelar Rapat Konsolidasi Partai, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pengurus Ranting PDI Perjuangan se-Kabupaten Malang pada Selasa (25/8/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat struktur organisasi, meneguhkan ideologi perjuangan, serta membangun kesiapan politik secara matang menuju Pemilu 2029.
Rapat konsolidasi tersebut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Fraksi DPRD Kabupaten Malang, Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Malang, serta 390 Pengurus Ranting terpilih.
Momen ini menjadi kian istimewa, karena mendapat perhatian dan penguatan langsung dari jajaran struktural tingkat pusat dan daerah. Di antaranya hadir Dr. Ahmad Basarah dan Andreas Eddy Susetyo dari DPP PDI Perjuangan, serta perwakilan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, yakni Made Rian Kartika dan Dewanti Rumpoko.
Kehadiran para tokoh partai tersebut menyuntikkan energi baru bagi seluruh kader dan pengurus ranting yang menerima SK untuk terus menjaga semangat perjuangan, memperkuat konsolidasi, serta memastikan PDI Perjuangan tetap kokoh berdiri bersama rakyat.

MEMERAH: Suasana rapat konsolidasi pengurusan dan kader PDI Perjuangan Kabupaten Malang. (Foto: Solikin/Malang Post)
Konsolidasi Ideologis dan Target Kepemimpinan Daerah
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Drs. H. Didik Gatot Subroto, S.H., M.Hum., menyampaikan bahwa konsolidasi partai bukan sekadar penguatan struktur organisasi, melainkan bagian dari upaya memperkokoh kerja-kerja ideologis di seluruh tingkatan.
Menurut Didik, kekuatan utama PDI Perjuangan tidak hanya terletak pada mesin politik, tetapi pada kader yang memahami nilai-nilai perjuangan Bung Karno, Pancasila, serta keberpihakan yang konsisten kepada rakyat kecil (wong kecil).
“Pengurus Ranting adalah ujung tombak perjuangan partai. Mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga penguatan ideologi, militansi, dan semangat gotong royong harus terus ditanamkan agar partai semakin kuat dan dipercaya rakyat,” ujar Didik.
Ia menegaskan bahwa PDI Perjuangan Kabupaten Malang memiliki tanggung jawab besar untuk terus membangun kekuatan politik. Salah satu komitmen utamanya adalah mempertahankan kepemimpinan daerah agar tetap berada dalam garis perjuangan PDI Perjuangan.
“Kita ingin memastikan bahwa kepemimpinan Kabupaten Malang ke depan tetap lahir dari rahim perjuangan PDI Perjuangan. Untuk itu, seluruh kader harus bekerja dengan semangat kolektif, mendekat kepada rakyat, dan menghadirkan manfaat nyata,” tegasnya.
Target Rebut Kembali Kursi DPR RI dan DPRD Jatim pada 2029
Sementara itu, Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang, Abdul Qodir, S.H. (yang akrab disapa Adeng), mengungkapkan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk mengevaluasi sekaligus menyusun ulang kekuatan menuju Pemilu 2029.
Menurut Adeng, seluruh kader harus memiliki semangat tinggi untuk mengembalikan capaian politik yang sempat mengalami penurunan pada Pemilu 2024, khususnya raihan kursi untuk DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur.
“Target perjuangan kita jelas, PDI Perjuangan Kabupaten Malang harus menjadi pendulang suara terbesar di wilayah Malang Raya. Kita harus bekerja keras untuk mengembalikan kursi DPR RI dan DPRD Provinsi, sekaligus memperkuat kemenangan partai di semua tingkatan,” ungkap Adeng.
Lebih lanjut, Adeng menjelaskan bahwa kemenangan politik tidak dapat dibangun secara instan, melainkan lewat kerja panjang, konsistensi kader, dan kedekatan nyata dengan masyarakat.
“Ranting adalah rumah perjuangan partai di tengah masyarakat. Dari Ranting inilah suara rakyat didengar, aspirasi diperjuangkan, dan kepercayaan masyarakat dibangun,” tambahnya.
5 Agenda Strategis PDI Perjuangan Kabupaten Malang
Dalam rapat konsolidasi tersebut, partai menekankan lima agenda strategis yang harus dijalankan seluruh kader:
1. Pendidikan Ideologi Kader: Memperkuat pemahaman seluruh jajaran terhadap garis perjuangan dan ajaran partai.
2. Soliditas dan Disiplin Organisasi: Membangun struktur yang bergerak padu dalam satu arah perjuangan.
3. Politik Kerakyatan: Memperluas kerja nyata dengan menghadirkan kader yang aktif membantu kebutuhan masyarakat.
4. Regenerasi Kepemimpinan: Menyiapkan kader-kader berkualitas untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan.
5. Basis Elektoral 2029: Menjadikan Kabupaten Malang sebagai poros utama kekuatan PDI Perjuangan di Malang Raya.
Melalui konsolidasi ini, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang mengukuhkan komitmennya untuk terus bergerak bersama rakyat, memperkuat barisan perjuangan, serta menghadirkan kemenangan politik yang berakar pada ideologi, gotong royong, dan pengabdian.
“Bergerak menjalankan amanah Ibu Ketua Umum Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, menangis dan tertawa bersama rakyat, serta tetap setia pada jalan perjuangan PDI Perjuangan adalah kunci kemenangan PDI Perjuangan pada Pemilu 2029 nanti,” pungkas Adeng. (*/solikin)




