SWASEMBADA: Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, saat menanam bibit bawang putih di Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. (Foto: Humas Resma)
MALANG POST – Kepolisian Resor Malang, bersama Pemerintah Kabupaten Malang dan kelompok tani, menanam bibit bawang putih di lahan seluas 1,5 hektare di Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional, Rabu (19/8/2026).
Urusan ketahanan pangan, bukan lagi sekadar tugas jajaran kementerian pertanian. Sektor kepolisian kini ikut turun langsung ke sawah dan ladang.
Senjata yang dipegang bukan cuma pistol atau tongkat komando. Polisi kini ikut memegang cangkul dan menebar bibit tanaman.
Langkah riil itu tersaji di Kabupaten Malang. Polres Malang menggelar aksi penanaman bawang putih secara massal.
Lokasinya berada di Dusun Kenongo, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir. Luas lahan yang disiapkan mencapai 1,5 hektare.
Kegiatan yang berlangsung Rabu (19/8/2026) ini, bukan agenda biasa. Acara ini merupakan bagian dari aksi penanaman serentak di 17 provinsi.
Penanaman nasional dipusatkan di Sembalun, Nusa Tenggara Barat. Rangkaian acara terhubung secara langsung via zoom meeting.
Sejumlah pejabat penting hadir langsung di Wagir. Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, tampak berada di lokasi.
Gubernur Jawa Timur, diwakili Sekda Jatim Adhy Karyono. Hadir pula jajaran Forkopimda Jatim dan Kabupaten Malang.

PIMPINAN: Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, saat menyambut kedatangan Kapolda Jatim, yang hadir di acara penanaman bawang putih secara massal. (Foto: Humas Resma)
Kapolres Malang, AKBP Rulian Syauri, memimpin jajarannya di lapangan. Ratusan warga dan petani ikut memadati area ladang.
AKBP Rulian Syauri menegaskan komitmen tinggi kepolisian. Polri siap mengawal program ketahanan pangan nasional.
“Polri tidak hanya hadir menjaga keamanan. Kami ikut mendorong program yang bermanfaat bagi warga,” kata AKBP Rulian, Rabu (19/8/2026).
Rulian menyebut, kepolisian ingin membantu kesejahteraan para petani. Ketahanan pangan nasional harus diperkuat dari daerah.
Lahan yang digunakan merupakan aset Pemerintah Desa Sumbersuko. Luasnya persis 1,5 hektare di area produktif.
Sebanyak 1.200 kilogram bibit bawang putih disiapkan. Varietas yang dipilih adalah Lumbu Hijau.
Penanaman dilakukan bersama Kelompok Tani Subur Satu. Para polisi dan petani berbaur menancapkan bibit ke tanah.
Menurut Rulian, pengembangan sektor pertanian butuh kerja sama. Semua pihak harus bergerak secara berkesinambungan.
Sinergi antara polisi, Pemkab, dan petani sangat vital. Hasil ketahanan pangan bisa optimal jika semua kompak.
“Kami berharap lahan ini bisa sangat produktif. Hasil panennya harus bagus untuk para petani,” ujar Rulian.
Rulian mengajak seluruh elemen terus menjaga sinergi. Ketahanan pangan harus nyata berawal dari tingkat desa.
Tak hanya menanam bibit, acara diisi kegiatan sosial. Polres Malang membuka layanan kesehatan gratis bagi warga sekitar.
Bantuan sosial dan sarana produksi pertanian ikut dibagikan. Bantuan meliputi 1,2 ton bibit bawang putih dan 1 ton pupuk.
Petani juga menerima bantuan handsprayer dan plastik mulsa. Seluruh sarana diserahkan langsung kepada pengurus kelompok tani.
Pemanfaatan lahan kosong diharapkan mampu mendongkrak produksi lokal. Kesejahteraan masyarakat desa bisa terangkat naik.
“Ketahanan pangan butuh keterlibatan kita bersama. Mari manfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan,” pungkas Kapolres Malang. (HmsResma/Ra Indrata)




