MALANG POST – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di Malang Raya pada Senin (3/8/2026), didominasi cerah berawan hingga berawan. Meski cuaca relatif mendukung aktivitas masyarakat, BMKG mengingatkan potensi hujan ringan pada sore hari di Kota Malang dan Kota Batu, disertai kabut tebal pada malam hari di kawasan pegunungan.
Awal pekan di Malang Raya diperkirakan masih dipengaruhi dinamika cuaca musim kemarau. Berdasarkan prakiraan BMKG, Senin (3/8/2026), sebagian besar wilayah akan menikmati cuaca cerah berawan, namun sejumlah kawasan tetap berpotensi mengalami hujan ringan, kabut, hingga angin kencang.
Fenomena udara kabur diprakirakan muncul sejak pagi di Kota Malang, serta kawasan pegunungan Kabupaten Malang dan Kota Batu. Memasuki sore hingga malam, kabut diperkirakan kembali terbentuk di sejumlah wilayah dataran tinggi, terutama Batu dan Pujon.
Kota Malang Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Di Kota Malang, pagi hari diawali langit berawan disertai udara kabur atau kabut tipis. Suhu udara berkisar antara 19 hingga 23 derajat Celsius dengan kelembapan relatif tinggi sehingga udara masih terasa sejuk.
Memasuki siang, cuaca berangsur cerah berawan. Suhu meningkat hingga mencapai sekitar 28–29 derajat Celsius, menciptakan kondisi yang cukup nyaman untuk aktivitas luar ruangan.
Namun, mulai sore hari, pertumbuhan awan diperkirakan meningkat. BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kota Malang, meliputi Kecamatan Klojen, Lowokwaru, Blimbing, Sukun, dan Kedungkandang. Pada malam hari, hujan diperkirakan mereda dan berganti langit berawan dengan suhu berkisar 20–22 derajat Celsius.
Kabupaten Malang Berbeda di Setiap Kawasan
Karakter cuaca di Kabupaten Malang, dipengaruhi bentang alam yang beragam, sehingga kondisi setiap wilayah diperkirakan berbeda.
Di kawasan utara, meliputi Lawang, Singosari, Karangploso, dan Dau, pagi hari diprakirakan diselimuti udara kabur dengan suhu antara 17–20 derajat Celsius. Siang hari berubah menjadi cerah berawan, dengan suhu maksimum sekitar 27 derajat Celsius, sedangkan sore hingga malam berpotensi terjadi hujan ringan sesaat sebelum langit kembali berawan tebal.
Wilayah timur seperti Tumpang, Poncokusumo, Jabung, Wajak, dan Dampit diperkirakan mengalami kabut cukup pekat pada pagi hari, terutama di kawasan lereng pegunungan. Suhu udara berada pada kisaran 14–18 derajat Celsius, sebelum meningkat menjadi 24–26 derajat Celsius pada siang hari. Sore hingga malam, kawasan ini berpotensi diguyur gerimis atau hujan ringan, kemudian berubah menjadi udara kabur yang berhawa dingin.
Sementara itu, kawasan barat yang meliputi Pujon, Ngantang, dan Kasembon diprakirakan menikmati cuaca cerah berawan pada siang hari. Namun, kabut tebal diperkirakan mulai menyelimuti Pujon pada malam hari, sehingga dapat menurunkan jarak pandang pengendara.
Berbeda dengan wilayah pegunungan, kawasan selatan Kabupaten Malang seperti Kepanjen, Gondanglegi, Turen, Bantur, Donomulyo, dan Sumbermanjing Wetan diprakirakan menjadi wilayah dengan suhu paling hangat. Siang hari suhu mencapai 28–30 derajat Celsius sebelum berubah berawan pada malam hari disertai embusan angin dari arah pesisir.
Kota Batu Diguyur Hujan pada Sore Hari
Kota Batu masih menjadi kawasan dengan suhu udara paling rendah di Malang Raya. Pagi hari diperkirakan cerah hingga cerah berawan dengan suhu berkisar 15–18 derajat Celsius.
Memasuki siang, tutupan awan meningkat secara bertahap dan suhu mencapai sekitar 25–26 derajat Celsius.
Mulai sore hingga menjelang malam, BMKG memprakirakan hujan ringan berpotensi turun sejak sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah hujan reda, kabut tebal diperkirakan menyelimuti seluruh wilayah Kota Batu, termasuk Kecamatan Bumiaji, Batu, dan Junrejo.
Pengendara yang melintasi jalur wisata menuju Batu maupun Pujon diimbau meningkatkan kewaspadaan karena jarak pandang berpotensi menurun drastis.
Gelombang Selatan Masih Tinggi
BMKG Maritim juga mengeluarkan peringatan bagi masyarakat yang beraktivitas di pesisir selatan Kabupaten Malang.
Cuaca di perairan selatan diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan yang bersifat sporadis. Angin bertiup dari arah timur hingga tenggara dengan kecepatan sekitar 15–25 knot atau setara 28–46 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di Samudra Hindia selatan Jawa Timur diperkirakan mencapai 2,0–3,5 meter atau masuk kategori sedang hingga tinggi. Nelayan maupun wisatawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi dan embusan angin kencang di sekitar garis pantai.
Kawasan Pegunungan Tetap Dingin
Di kawasan pegunungan Malang Raya, seperti Gunung Arjuno-Welirang, Gunung Kawi, hingga kawasan Bromo-Tengger-Semeru, cuaca diprakirakan cerah berawan pada pagi hingga siang hari.
Meski demikian, suhu udara masih sangat dingin akibat fenomena bediding, berkisar antara 10–14 derajat Celsius. Mulai sore hingga malam, kabut tebal berpotensi muncul secara tiba-tiba dan menurunkan jarak pandang hingga di bawah 10 meter.
Pendaki dan wisatawan disarankan membawa perlengkapan hangat serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum memulai perjalanan.
BMKG Keluarkan Peringatan Dini
Selain prakiraan cuaca harian, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah Jawa Timur. Masyarakat diminta mewaspadai potensi angin kencang serta hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat terjadi secara lokal dan disertai kilat atau petir.
BMKG juga mengingatkan potensi pohon tumbang akibat embusan angin, penurunan jarak pandang di kawasan pegunungan karena kabut tebal, serta gelombang tinggi di sepanjang pesisir selatan Jawa Timur.
Masyarakat diimbau terus memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum melakukan perjalanan maupun aktivitas di luar ruangan. (Ra Indrata)




