TEKEN: Bupati Malang, melantik tiga pejabat eselon II atau setingkat Kepala Dinas, diantara total 447 pejabat lain di lingkungan Pemkab Malang. (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
MALANG POST – Bupati Malang, HM Sanusi, melakukan mutasi besar-besaran di momen Syawal 1447 H. ‘Cuci gudang’ yang pertama di 2026 ini, langsung melibatkan 447 pejabat. Mulai dari jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP), administrator, pengawas hingga fungsional.
Berlangsung di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (13/4/2026) pagi, yang dimutasi terdiri dari tiga orang JPTP, enam Camat, dua Kabag, dua Lurah, empat pengawas sekolah dan empat kepala Puskesmas.
Ditambah 36 Kepala SMP, 341 Kepala SD, 48 jabatan fungsional dan satu Kepala Sanggar Kegiatan.
Untuk Eselon II, Indra Gunawan, yang sebelumnya Camat Pujon, kini menjabat sebagai Kasatpol PP Kabupaten Malang.
Lalu, Astri Lutfiatun Nisa’, yang sebelumnya Sekdin, sekaligus Plt Kadisperindag, kini resmi menjadi Kadisperindag.
Satu JPTP lainnya adalah Achmad Dzulfikar Nurrahman, yang sebelumnya Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan juga Plt Kadis LH, dilantik resmi menjadi Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Malang.
Sedang di jajaran Eselon III atau setingkat Camat, meliputi Sujarwo Ady Wijayanto, sebagai Camat Pujon dari jabatan lama Camat Sumbermanjing Wetan (Sumawe). Rino Irawan, sebagai Camat Ngantang dari jabatan lama Sekretaris Camat Karangploso.
Selain itu, Elin Vikawati, jadi Camat Pagelaran dari jabatan lama Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Masyarakat Dinas Pendidikan. Muhammad Ishak, yang menjadi Camat Ampelgading, dari jabatan lama Sekretaris Kecamatan Ampelgading. Nurul Huda, sebagai Camat Sumbermanjing Wetan, dari jabatan lama Sekretaris Kecamatan Wagir. Juga ada Taufik Nurahman, sebagai Camat Pakisaji dari jabatan lama Camat Jabung.

RESMI: Bupati Malang ketika melantik 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (13/4/2026). (Foto: Ra Indrata/Malang Post)
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Malang, Nurman Ramdansyah, menjelaskan, khusus untuk tiga jabatan pimpinan tinggi pratama, rekomendasi terkait dengan nama-nama definitif sebenarnya telah lama diterbitkan. Namun, proses pelantikan sengaja dilakukan bersamaan dengan jabatan lain atas arahan Bupati Malang.
“Ke depan, Pemkab Malang juga akan kembali melakukan pengisian jabatan untuk pejabat eselon III dan IV, yang saat ini masih menunggu rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara.”
“Ada sekretaris badan, dinas dan eselon IV. Itu menunggu rekomendasi BKN. Tetapi TPK belum final rapat. Tetapi segera. In Sya Allah seminggu-dua minggu ke depan,” tegasnya.
Di sisi yang lain, Nurman juga menjelaskan, meski ratusan kepala sekolah dilantik, namun kebutuhan kepala sekolah di Kabupaten Malang masih belum sepenuhnya terpenuhi.
“Dari total pengajuan sekitar 600 posisi, hanya 341 yang disetujui oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN).”
“Dinamikanya memang begitu. Belum tentu disetujui semua oleh BKN,” jelasnya, usai prosesi pelantikan, pengukuhan dan pengambilan sumpah, selesai digelar.
Mantan Plt. Sekda Kab. Malang ini menambahkan, terdapat sejumlah faktor yang mempengaruhi persetujuan tersebut. Salah satunya terkait masa kerja dan persyaratan administratif bagi pejabat kepala sekolah. (Ra Indrata)




