FORMASI LENGKAP: Bupati Malang dan Bupati Banyuwangi, bersama para pimpinan legislatif saat berkunjung ke Banyuwang. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
MALANG POST – Guna meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, khususnya terkait kebijakan pinjaman daerah kepada PT Bank Pembangunan Daerah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang, melaksanakan Kunjungan Kerja ke Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, Kamis (9/4/2026) siang.
Bupati Malang, HM Sanusi, memimpin langsung kunjungan tersebut. Didampingi Ketua DPRD Kabupaten Malang, Ketua Komisi III dan Ketua Fraksi PDIP Kabupaten Malang, Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, Ketua DWP Kabupaten Malang, serta Jajaran Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malang.
Abah Sanusi, sebutan akrab Bupati Malang, menyebut kunjungan lengkap pimpinan di Kabupaten Malang itu, benar-benar untuk belajar banyak kepada Pemkab Banyuwangi, di bawah kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani
“Selain sebagai studi komparasi, untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait berbagai hal yang diterapkan di Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, diharapkan pertemuan ini juga dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan menjalin kolaborasi antar daerah,” ucap politisi PDI Perjuangan ini.
Salah satu fokus utama yang menjadi diskusi dalam kunjungan tersebut, adalah kebijakan pembiayaan pembangunan melalui skema pinjaman kepada PT. Bank Pembangunan Daerah.

BELAJAR: Bupati Malang diterima langsung Bupati Banyuwangi, saat berkunjung untuk belajar tentang pengelolaan keuangan daerah. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Kebijakan ini, sebut Abah Sanusi, dilakukan sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan infrastruktur di Kabupaten Malang, yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami meyakini, pembiayaan perbankan memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung agenda pembangunan daerah.”
“Keterbatasan fiskal daerah, menuntut adanya inovasi dalam pembiayaan, sehingga dukungan lembaga keuangan, khususnya perbankan daerah, menjadi solusi yang efektif dan terukur,” ucap alumni IAIN Sunan Ampel Surabaya ini.
Karenanya, Abah Sanusi berhadap dengan kolaborasi yang baik ini, akan dapat menghasilkan program pembangunan berjalan secara tepat sasaran, transparan dan akuntabel.
“Semoga melalui kunjungan kerja ini, dapat terbangun forum diskusi yang konstruktif dan produktif, sehingga memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Malang dan Kabupaten Banyuwangi,” sebutnya.
Guna semakin melengkapi kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi, rombongan dari Kabupaten Malang juga diajak melihat langsung Taman Blambang. Taman tersebut merupakan hasil pembangunan dari anggaran Kebijakan Pinjaman Kepada PT Bank Pembangunan Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Ipuk, juga berharap apa yang menjadi fokus pada kunjungan kali ini, dapat mendapatkan hasil yang memuaskan demi mewujudkan pembangunan daerah dan membawa nilai lebih atas kunjungan ke Kabupaten Banyuwangi.

HASIL PINJAMAN: Rombongan Bupati Malang, ketika berada di Taman Blambangan. Sebuah taman yang dibangun dari anggaran Kebijakan Pinjaman Kepada PT Bank Pembangunan Daerah. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
“Semoga pada kesemptan ini, bukan hanya menjadi sesi pembelajaraan semata. Melainkan dapat menjadi subuah ajang diskusi, untuk bersama-sama semakin meningkatkan daerah masing-masing,” ucap Bupati yang sudah memimpin Banyuwangi sejak 2021 ini.
Terkait fokus kunjungan Pemerintah Kabupaten Malang, untuk belajar tentang kebijakan pinjaman kepada PT Bank Pembangunan Daerah, Bupati Banyuwangi berpesan agar dapatnya berjalan sesuai dengan prosedur.
Selain itu, kata Bupati Banyuwangi, agar dapatnya Pemerintah Kabupaten Malang menentukan fokus-fokus pembangunan daerah yang akan di paparkan kepada Bank Jatim Pusat.
“Dengan fokus-fokus pembangunan yang dipaparkan kepada Bank Jatim ini, dapat menjadi pertimbangan pihak Bank Jatim, akan di arahkan kemana anggaran yang akan diberikan ini,” tandas Bupati Banyuwangi
“Semoga melalui pertemuan ini pula akan terbuka jalinan kerjasama dan kolaborasi yang lebih luas di masa yang akan datang.”
“Dimana hal tersebut muaranya semata-mata demi terwujudnya kemajuan daerah. Baik bagi Kabupaten Malang, maupun Kabupaten Banyuwangi secara keseluruhan,” pungkas Bupati Banyuwangi (PKP/Ra Indrata)




