SIAP TAMPIL: Dalberto Luan Belo ketika turun dalam friendly match lawan Persikoba Kota Batu. Striker asal Brasil itu bakal menjadi kekuatan di lini depan Arema saat dijamu Persita Tangerang di pekan ke-27. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Sudah lima laga terakhir, skuadra Singo ‘Arema’ Edan, tidak pernah menang dalam lanjutan Super League musim 2025/2026. Rekornya adalah dua kali imbang dan tiga kali kalah. Kemasukkan 11 gol dan memasukkan delapan gol.
Arema terakhir meraih tiga poin, pada pekan ke-21. Ketika mengalahkan Semen Padang dengan skor telak 3-0, di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Tepatnya pada Minggu (15/2/2026).
Setelah itu, selalu gagal menang. Imbang 2-2 lawan Madura United. Lalu hat-trick kalah, ketika bertemu Borneo FC (1-3), Bali United (3-4) dan Bhayangkara Presisi FC (1-2). Disusul kemudian imbang 1-1 saat menjamu Malut United.
Berbagai faktor dan alasan, yang menjadi penyebab gagalnya tim yang berdiri pada 1987 ini, untuk bisa mencetak tiga poin. Yang paling utama, tidak pernah bisa menurunkan full team. Selalu saja ada pemain inti yang absen. Karena cedera atau sanksi atas hukuman kartu. Baik akumulasi kartu kuning, atau sanksi kartu merah.
Tetapi di pekan ke-27, pada Jumat (10/4/2026) mendatang, pelatih Arema FC, Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, tampaknya tidak lagi bisa berkilah. Kini tidak ada lagi pemain yang absen karena sanksi kartu kuning atau merah.
Lima pemain asing yang harus absen saat lawan Malut United, semuanya sudah terbebas dari hukuman. Mereka adalah duet striker Dalberto Luan Belo dan Joel Vinicius. Serta tiga gelandang, Matheus Blade, Betinho Filho dan Pablo Oliveira.
Sayangnya ketika semua sanksi kartu sudah habis, badai cedera yang kini meliputi skuadra Singo Edan. Walisson Maia, defender asal Brasil yang belum juga pulih dari cedera. Kini ditambah Pablo Oliveira dan Adi Satryo, yang berada di daftar pemain cedera.
“Sekarang kami memiliki lebih banyak pemain yang tersedia untuk ditampilkan. Pemain-pemain asing yang kemarin sempat absen, kini sudah bisa kembali bermain,” kata Marquinhos Santos, sebutan lain untuk pelatih asal Brasil ini.
Karena itulah, pelatih 46 tahun ini, juga sudah menyiapkan formasi khusus saat dijamu Persita Tangerang di Banten International Stadium (BIS). Bisa jadi komposisi yang akan diturunkan, bakal jauh berbeda seperti saat ditahan imbang Malut United.
Dari beberapa latihan yang dijalani Johan Alfarizi dan kawan-kawan di Stadion Gajanaya. Termasuk salah satunya saat friendly games lawan Persikoba Kota Batu. Marcos Santos terlihat mencoba formasi baru.
Yang paling mencolok adalah formasi menyerang, terlihat diujicobakan dalam latih tanding maupun internal games. Serta tidak ada lagi strategi pertahanan yang sangat rendah, alias formasi bertahan, seperti saat menjamu Malut United.
“Saya sangat menyukai performa pemain-pemain di pertandingan terakhir. Karena bisa meningkatkan persaingan dan kualitas tim kami.”
“Kami akan bermain lebih ofensif dan mencoba meraih kemenangan. Kami akan menurunkan tim terbaik untuk mengincar tiga poin di sana,” tandasnya seperti dikutip dari Wearemania.
Gambaran formasi itu semakin jelas terlihat, dari daftar 23 pemain yang diboyong ke Banten. Dengan munculnya komposisi full team di sektor depan. Duet striker asing, Dalberto dan Joel Vinicius dibawa serta.
Penopangnya juga lengkap. Mulai dari Gustavo Franca, Valdeci Moreira dan Gabriel ‘Gabi’ Silva. Termasuk backup striker lokal seperti Salim Akbar, Dedik Setiawan hingga Dwiki Mardianto.
Bahkan dari 11 pemain asing yang dimiliki Arema, hanya dua pemain yang ditinggal di Malang karena faktor pemulihan cedera. Yakni Pablo Oliveira dan Walisson Maia. Sisanya diajak berangkat ngluruk ke Banten. (Ra Indrata)
Pemain Ladub ke Banten
Kiper
- Lucas Frigeri
- Gianluca Pandeynuwu
Belakang
- Julian Guevara
- Betinho Filho
- Matheus Blade
- Anwar Rifai
- Rio Fahmi
- Hansamu Yama
- Leo Guntara
- Iksan Lestaluhu
- Johan Farizi
Tengah
- Gabriel Silva
- Gusvato Franca
- Valdeci Moreira
- Bayu Setiawan
- Arkhan Fikri
- Jayus Hariono
- Dendi Santoso
Depan
- Joel Vinicius
- Dalberto Luan Belo
- Salim Akbar Tuharea
- Dwiki Mardiyanto
- Dedik Setiawan




