MALANG POST – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menerima kunjungan akademik dari Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, dalam program International Inbound Studies yang berlangsung di ruang rapat fakultas, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum strategis, untuk mempererat hubungan kelembagaan. Sekaligus membuka peluang kolaborasi akademik lintas negara, antara Indonesia dan Malaysia.
Acara diawali dengan seremoni pembukaan, yang meliputi penyanyian lagu kebangsaan kedua negara serta sambutan pimpinan universitas. Selain itu, kegiatan juga diisi dengan diskusi akademik lintas fakultas dalam rangka International Conference Collaboration antara UiTM Malaysia dan UIN Maliki Malang.
Turut hadir Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag, jajaran wakil dekan, para ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, serta puluhan mahasiswa International Class Program (ICP) Fakultas Syariah.
Rombongan UiTM berjumlah 12 orang, terdiri dari empat dosen, yakni Prof. Dr. S. Salahudi Suyurno, selaku Dekan Akademi Pengajian Islam Kontemporari (ACIS), Prof. Madya Datin Dr. Rafeah Saidon, Dr. Muhammad Hamizan bin Ab Hamid, Dr. Fadziani Yaakub, serta delapan mahasiswa asal Shah Alam.
Mereka mengikuti rangkaian kegiatan akademik di ruang rapat fakultas dan kelas ICP. Dari pihak Fakultas Syariah, lima dosen turut mempresentasikan materi dengan melibatkan 18 mahasiswa ICP.
Agenda kegiatan meliputi presentasi ilmiah, diskusi akademik, hingga sesi pengajaran oleh dosen UiTM bersama mahasiswa fakultas Syariah. Interaksi ini menciptakan ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman belajar lintas negara yang dinamis.

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Syariah, Prof. Dr.Hj. Umi Sumbulah, menyampaikan sambutan hangat kepada rombongan UiTM Malaysia.
“Selamat datang di kampus unggul bereputasi internasional, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,” ujarnya.
Ia menambahkan, fakultas Syariah UIN Malang saat ini telah menunjukkan capaian yang membanggakan di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang berhasil masuk dalam jajaran lima besar Fakultas Hukum UIN terbaik nasional versi Scimago 2026,” tambahnya.
Prof. Umi juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan menegaskan pentingnya kolaborasi internasional.
“Kolaborasi internasional memiliki peran penting dalam memperluas wawasan akademik sekaligus memperkuat jejaring global civitas akademika.”
“Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan mempererat hubungan akademik antara UIN Maliki Malang dengan UiTM Malaysia,” jelasnya.
Ia menambahkan, UIN Maliki Malang terus mendorong program internasionalisasi kampus sebagai bagian dari visi menjadi universitas bereputasi global.
“Program inbound ini tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga mencakup cultural exchange, sharing session, serta presentasi karya ilmiah mahasiswa,” imbuhnya.
Sementara itu, Prof. S. Salahudin Suyurno,
Dekan Akademi Pengajian Islam Kontemporari (ACIS), UiTM Malaysia
menyampaikan rasa senangnya dapat berkunjung langsung ke UIN Maliki Malang bersama para mahasiswa.
“Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang luar biasa. Sebelumnya kami juga telah menjalin MoU dengan UIN Malang. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat berkelanjutan, termasuk dalam program mobilitas pelajar dan riset bersama,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan pentingnya melanjutkan jejaring akademik yang telah terbangun sebelumnya.
“Kami ingin meneruskan silaturahmi dan jaringan dengan Fakultas Syariah UIN Malang yang telah dibangun oleh para pendahulu kami. Peluang kerja sama yang baik ini harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.
Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi inti berupa presentation sharing session Dosen UiTM Malaysia dan Dosen Fakultas Syariah UIN Maliki Malang.
Melalui program International Inbound Studies ini, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi kedua institusi, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat. (*/Ra Indrata)




