MALANG POST – Pengguna jalan yang melintas di kawasan Cangar, Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di sekitar Jembatan Kembar, Selasa (31/3/2026) siang. Korban ditemukan tergeletak di aliran sungai yang berada di bawah jembatan tersebut.
Informasi penemuan itu segera dilaporkan ke petugas. Tak berselang lama, tim gabungan yang terdiri dari unsur Kepolisian, BPBD, PMI, serta Polisi Kehutanan (Polhut) Tahura Raden Soerjo langsung menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi.
Setelah berhasil dievakuasi dari dasar sungai, korban diketahui berjenis kelamin laki-laki berinisial MMA (24). Ia merupakan warga Dusun Kedungwulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.
Salah satu petugas PMI Kota Batu, Dodik mengatakan, berdasarkan temuan awal di lokasi, korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Kembar.

EVAKUASI: Petugas gabungan saat melakukan evakuasi seorang pria yang diduga buhuh diri di jembatan kembar Cangar. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Dugaan sementara korban melakukan tindakan bunuh diri dengan melompat dari jembatan satu. Saat ditemukan, korban berada di sungai bawah dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Petugas harus menghadapi medan yang cukup terjal serta akses menuju titik lokasi korban yang relatif sempit. Kondisi tersebut membuat proses pengangkatan jenazah harus dilakukan secara hati-hati oleh tim gabungan.
Meski begitu, setelah melalui upaya yang cukup menantang, korban akhirnya berhasil dievakuasi dari dasar sungai. Selanjutnya jenazah korban dibawa menuju RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu untuk penanganan lebih lanjut.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Batu, AKP Joko Suprianto mengatakan pihaknya langsung menurunkan personel ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Saat ini anggota masih melakukan olah TKP untuk memastikan kronologi kejadian,” ungkapnya. Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian. (Ananto Wibowo)




