FEEDING: Salah seorang wisatawan saat memberikan makan satwa berupa burung pelikan di kawasan JTP 2. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
MALANG POST – Hiruk pikuk libur Lebaran 2026 memang telah berlalu. Namun, denyut sektor pariwisata di Kota Batu belum sepenuhnya surut. Jejak lonjakan kunjungan wisatawan masih terasa, terutama di sejumlah destinasi unggulan milik Jawa Timur Park (JTP) Group yang sepanjang momen Idul Fitri menghadirkan beragam inovasi wahana dan pertunjukan tematik.
Selama periode holiday season 16–26 Maret 2026, JTP Group mengoptimalkan momentum libur panjang dengan menghadirkan puluhan program spesial. Hasilnya, destinasi wisata di bawah naungan grup ini tetap dipadati pengunjung, bahkan hingga beberapa hari setelah Lebaran usai.
Manajer Marketing and Public Relations JTP Group, Titik S. Ariyanto mengungkapkan, bahwa strategi menghadirkan kombinasi wahana baru dan show tematik terbukti efektif menarik minat wisatawan. Tidak hanya dari Jawa Timur, tetapi juga dari luar daerah yang menjadikan Kota Batu sebagai destinasi utama libur Lebaran.
“Setiap momentum Idul Fitri kami manfaatkan untuk menghadirkan sesuatu yang berbeda. Tahun ini fokusnya pada penguatan pengalaman wisata, baik dari sisi hiburan, edukasi, maupun interaksi langsung,” ujarnya.
Di Jawa Timur Park 1, atmosfer Lebaran terasa kental melalui “Festival Raya Jawa Timur Park 1”. Selain pertunjukan hiburan, pengunjung juga disuguhi Cabaret Aladdin Show yang mengangkat kisah klasik dalam balutan musikal modern. Antusiasme tinggi terlihat dari padatnya penonton di setiap sesi pertunjukan.

COASTER LEBARAN: Salah satu wahana baru Coaster Lebaran yang berada di kawasan Jatim Park 3. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Sementara itu, Jawa Timur Park 2 menghadirkan wahana baru Pulu-Pulu Adventures yang langsung menjadi primadona. Konsep kereta tanpa rel dengan alur cerita dunia fiksi memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Di Batu Secret Zoo, aktivitas feeding pelican di Pasar Afrika juga ramai diminati, terutama oleh wisatawan keluarga. Tak ketinggalan, Wanantara Show “Voice of The Rainforest” di Museum Satwa memperkaya sisi edukatif dengan pesan konservasi.
Museum Angkut turut menghadirkan warna baru melalui “Bombay Dream”. Pertunjukan tari dan drama musikal bergaya Bollywood ini sukses mencuri perhatian dengan tata panggung megah dan kostum yang atraktif.
Penguatan atraksi juga terlihat di Drive Thru Park dengan hadirnya area Secret Jungle dan show “Cleopatra”. Sementara di Batu Ekonomis Park, wahana Sepeda 360 Derajat memberikan sensasi adrenalin baru yang cukup menantang.
Batu Love Garden (Baloga) tak mau ketinggalan. Sejumlah wahana baru seperti Rumah Hantu Panggonan Wingit, fun house, hingga playground tiga lantai menambah pilihan rekreasi. Parade bunga dan flashmob bertema Lebaran juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Di Jawa Timur Park 3, Dino Park menghadirkan Jurassic Sky Ride serta aktivitas interaktif penggalian fosil yang banyak diminati anak-anak. Milenial Glow Garden menghadirkan suasana berbeda lewat Bridge of Topography serta pertunjukan malam bertema Idul Fitri.
Sementara itu, The Legend Stars Park memperkenalkan Soekarno Corner yang terinspirasi dari Istana Gebang, menambah unsur edukasi sejarah. Fun Tech Plaza juga menarik perhatian generasi muda melalui wahana berbasis teknologi VR Padel.
Wisata malam tetap menjadi primadona. Batu Night Spectacular (BNS) sukses menyedot pengunjung melalui pertunjukan “Burj Al-Lail” yang memadukan dance, lighting show, hingga atraksi api. Suasana malam di Kota Batu pun terasa semakin hidup selama periode libur Lebaran.
Di sisi edukasi, pembaruan dilakukan di Museum Tubuh Bagong Adventure. Renovasi pada Zona Otak dan Zona Mata menghadirkan fasilitas interaktif yang lebih modern, sehingga meningkatkan pengalaman belajar pengunjung.
Rangkaian inovasi tersebut menjadi bukti konsistensi JTP Group dalam menjaga daya tarik wisata di Kota Batu. Terlebih sisa-sisa momen libur Lebaran diprediksi masih akan berlangsung hingga akhir pekan nanti, seiring masa libur sekolah yang akan berakhir pada 30 Maret 2026.
Dengan kombinasi wahana baru, pertunjukan tematik, serta penguatan konsep edukasi, JTP Group menegaskan perannya sebagai motor penggerak utama pariwisata Kota Batu. Ke depan, berbagai inovasi yang telah diperkenalkan pada momen Lebaran ini diprediksi tetap menjadi magnet bagi wisatawan di periode liburan berikutnya. (Ananto Wibowo)




