Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat didampingi Forkopimda, saat memberangkatkan mudik gratis dari halaman Balai Kota Malang. (Foto: Iwan Irawan/Malang Post)
MALANG POST – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyampaikan, program mudik gratis pada Idul Fitri 1447 H ini, pihaknya memfasilitasi sembilan armada bus gratis. Yang mampu membawa 332 orang pulang kampung. Selama perjalanan, mereka dibekali snack dan makanan.
Tujuannya di lingkup Jawa Timur. Seperti Malang – Lamongan, Malang – Madura khususnya Sampang dan Bangkalan, Malang – Blitar – Kediri, Malang – Probolinggo, Malang – Madiun – Ngawi, serta Malang – Tulungagung, Trenggalek – Ponorogo dan Malang – Situbondo – Banyuwangi.
“Kita berangkatkan dari halaman Balai Kota Malang. Tentunya ini bentuk pemerintah hadir dan peduli. Kami berkolaborasi dengan beberapa PO Bus, perguruan tinggi serta Bank Jatim,” terang Wahyu Hidayat, usai memberangkatkan mudik gratis, Selasa (17/03/2026).
Selain itu, jelas Wahyu, mudik gratis ini juga bagian dari upaya pemerintah, meminimalisir angka kecelakaan di jalan raya. Sekaligus memberikan kenyamanan dan keamanan, bagi warga Kota Malang yang ingin pulang kampung.
Dalam mudik gratis tahun ini, Wahyu melihat tujuan yang banyak diserbu adalah Ponorogo dan Tulungagung. Bus dengan rute tersebut, tampak penuh. Sedangkan untuk jurusan yang lain, beberapa masih terlihat ada kursi yang kosong.

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama Forkopimda serta peserta mudik gratis, foto bersama di depan halaman Balai Kota Malang, Selasa (17/03/2026). (Foto: Iwan Irawan/Malang Post)
“Yang jelas mudik ini gratis atau nol rupiah. Difasilitasi oleh Pemkot dan berkolaborasi dengan stakeholder. Harapan kami, tahun mendatang peminat mudik gratis bisa lebih banyak lagi. Dan kita pun masih bisa diberi kesempatan memfasilitasi,” imbuhnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Dishub Kota Malang, Saleh Widjaja Putra menjelaskan, adanya beberapa kursi yang kosong, sengaja dibuat seting seperti itu, agar pemudik lebih rileks, santai, leluasa dan nyaman sepanjang perjalanan.
“Tapi ada bus jurusan Ponorogo dan Tulungagung, yang memang full karena peminatnya banyak. Peminat kedua paling banyak, jurusan Banyuwangi. Untuk jurusan ke Madura hanya dua wilayah saja yakni Sampang dan Bangkalan. Semoga tahun mendatang bisa sampai Sumenep,” ujar Widjaja.
Selain itu, Widjaja juga berharap dalam mudik gratis tahun depan, tidak hanya berlaku untuk wilayah Jawa Timur. Melainkan di tambah beberapa wilayah lain di luar Jawa Timur.
“Kita apresiasi support dari PO Bus, yang berpartisipasi mensukseskan program mudik gratis ini. Seperti bus milik Polinema, bus dari Juragan 99 dan bantuan dari Bank Jatim,” katanya. (Iwan Irawan/Ra Indrata)




