Rektor Unisma memberikan santunan kepada salah satu dhuafa. (Foto: Humas Unisma for Malang Post)
MALANG POST – Universitas Islam Malang (Unisma) kembali berbagi kasih lewat program santunan bagi ribuan anak yatim dan dhuafa di Malang Raya. Rangkaian kegiatan sosial ini rutin digelar, terutama menjelang bulan Ramadan, akhir bulan Ramadan, bulan Muharram, dan pada peringatan Dies Natalis kampus.
Tahun ini, Unisma tidak hanya menjangkau warga sekitar kampus, tetapi juga memperluas arti rasa syukur dengan berbagi kepada komunitas di lingkungan sekitar.
Terbaru, Unisma menunjukkan kepedulian sosialnya. Bertempat di gedung Bundar Unisma, Jumat (13/3/2026), mereka kembali membagikan kebahagiaan kepada para penerima.
Rektor Unisma, Prof. Drs. Junaidi Mistar, M.Pd., Ph.D., menegaskan bahwa aktivitas ini bagian dari komitmen civitas akademika untuk berbagi kebahagiaan. Ia percaya kemajuan Unisma tidak lepas dari dukungan masyarakat serta kerja keras seluruh pihak di kampus.
“Guna meningkatkan silaturahmi setiap Ramadan, Unisma berbagi sebagian dari apa yang kami miliki kepada bapak dan ibu sekalian. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban dan membawa berkah bagi kita semua,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, pada momen ini Unisma membagikan sekitar 250 paket sembako senilai Rp250.000 per paket. Sasaran bantuan adalah warga dhuafa di wilayah penyangga kampus, meliputi Kelurahan Dinoyo, Tlogomas, Merjosari, dan Jatimulyo. Pemberian paket dilakukan melalui koordinasi yang dekat dengan perangkat lingkungan setempat.

“Kami bekerja sama dengan RW-RW terkait, bahkan Pak RW turut hadir hari ini. Insya Allah, bantuan ini tepat sasaran karena rekomendasi RT/RW yang lebih memahami kondisi warga mereka,” jelas Prof Junaidi.
Ia menambahkan bahwa Unisma memiliki kalender kegiatan sosial yang terstruktur. Santunan Ramadan difokuskan untuk kaum dhuafa, sementara santunan yatim piatu biasanya digelar pada Muharram dan saat Dies Natalis.
Khusus Dies Natalis tahun ini yang jatuh pada 27 Maret, agenda santunan yatim dan dhuafa dijadwalkan ulang pada 31 Maret 2026 bertepatan dengan Halal Bihalal, sebagai bagian dari libur nasional.
“Harapannya, rasa syukur warga juga menjadi doa untuk kemajuan Unisma di masa mendatang,” ujarnya.
Di antara para warga yang hadir, tampak kegembiraan di wajah Ibu Sutria (60) warga RT 01/RW 4 Vinolia, Jatimulyo. Bagi Bu Sutria, ini merupakan kali kedua dirinya menerima manfaat dari program sosial Unisma.
Melalui bantuan ini, Unisma berharap dapat meringankan beban ekonomi keluarga kurang mampu dan memupuk doa bagi kemajuan universitas yang terus berusaha memberi dampak positif bagi bangsa. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




