MALANG POST – Pemkot Batu terus menggeber pengembangan sport tourism sebagai salah satu motor penggerak ekonomi daerah. Salah satu agenda yang disiapkan adalah Kartini Power Run 2026, ajang lari yang digagas Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Kota Batu dan mendapat dukungan penuh dari pemkot.
Dukungan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat menerima audiensi panitia di Ruang Kerja Wakil Wali Kota, Balai Kota Among Tani. Dalam pertemuan itu, pemkot menegaskan kesiapan berkolaborasi lintas perangkat daerah demi memastikan kegiatan berjalan lancar dan memberi dampak nyata.
Heli menekankan, event olahraga tidak hanya berhenti pada kegiatan fisik semata. Lebih dari itu, penyelenggaraan agenda seperti Kartini Power Run diharapkan mampu menghadirkan efek ganda, yakni meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi warga.
“Event olahraga harus memberi manfaat luas. Selain menyehatkan, juga membuka peluang bagi pelaku UMKM, sektor pariwisata, hingga jasa pendukung lainnya,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Menurutnya, penguatan sport tourism menjadi salah satu strategi Pemkot Batu untuk mempromosikan potensi daerah. Kota berhawa sejuk dengan lanskap wisata yang kuat dinilai memiliki modal besar untuk menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala regional hingga nasional.

KOORDINASI: Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat menggelar koordinasi bersama panitia Kartini Power Run 2026. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Komitmen itu juga diwujudkan dengan mendorong perangkat daerah bersinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing, mulai dari kesiapan rute, keamanan, kesehatan, hingga promosi kegiatan.
“Penyelenggaraan event berbasis olahraga menjadi bagian dari upaya memperpanjang masa tinggal wisatawan sekaligus memperkaya kalender kegiatan daerah. Kehadiran agenda rutin dinilai mampu menjaga pergerakan ekonomi tetap stabil, tidak hanya pada musim liburan,” kata Heli.
Ketua Perwosi Kota Batu, Ridha Agusta Heli menjelaskan, Kartini Power Run 2026 dijadwalkan berlangsung pada 12 April mendatang. Ajang tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda sport tourism yang mampu menarik partisipasi luas masyarakat.
“Mengusung tema Strong Woman, Strong Nation, kegiatan ini ditargetkan diikuti sekitar 1.000 peserta. Segmennya beragam, mulai ibu-ibu, pelajar hingga anak-anak, sehingga konsep yang diusung bersifat fun run dan inklusif,” paparnya.
Ridha menyebut, selain menonjolkan semangat olahraga, Kartini Power Run juga membawa pesan pemberdayaan perempuan. Event ini diharapkan menjadi ruang bagi perempuan untuk aktif, sehat, serta berperan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
“Momentum ini bukan sekadar lomba lari. Kami ingin membangun kesadaran hidup sehat sekaligus memperkuat peran perempuan dalam berbagai sektor,” jelasnya.
Panitia juga menargetkan dampak ekonomi melalui keterlibatan pelaku usaha lokal, khususnya UMKM kuliner, produk kreatif dan sektor jasa. Dengan kehadiran peserta dan pengunjung dari luar daerah, perputaran ekonomi diperkirakan ikut meningkat.
“Dengan konsep yang ringan, partisipatif dan bernilai promosi wisata, sport tourism diyakini dapat menjadi salah satu kekuatan baru Kota Batu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas,” tutupnya. (Ananto Wibowo)




