MALANG POST – Universitas Negeri Malang (UM) menggelar seminar mengenai strategi transformasi pembelajaran sekaligus peluncuran delapan program studi (prodi) baru.
Acara bertempat di Aula Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, Jumat, 13 Februari 2026 tersebut menandai langkah progresif kampus dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang lebih adaptif, inovatif dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam acara tersebut, Prof. Dr. Hariyono, M.Pd., (Rektor UM), Prof. dr. Arti Filiartini, S.T., M.T., Ph.D., (Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) serta Dr. Hj. Latifah Shohib, S.Ag., M.Hum., (Wakil Bupati Malang).
Peluncuran prodi-prodi ini dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, kemajuan ilmu pengetahuan, serta tuntutan dunia kerja yang terus bergerak dinamis.
Rektor UM menegaskan bahwa transformasi institusi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak untuk menjaga relevansi pendidikan tinggi di era digital dan global.
“Launching program studi baru bukan sekadar membuka jurusan, tetapi membuka arah baru, karena masa depan tidak ditunggu, ia disiapkan dan hari ini kita menyiapkan bersama-sama,” tegas Prof. Hariyono.
Prof. dr. Arti Filiartini menambahkan bahwa pendidikan tinggi harus mengarah pada pembentukan manusia seutuhnya.
Menurutnya, peran kampus tidak hanya transfer pengetahuan, tetapi juga membekali lulusan dengan kemampuan berpikir kritis, adaptif, dan berkolaborasi untuk menyelesaikan masalah nyata di masyarakat.
Wakil Bupati Malang, Dr. Hj. Latifah Shohib, turut mengapresiasi kontribusi UM dalam penguatan sumber daya manusia daerah.
“Saya bangga dengan UM yang terus berkembang dan memberi kesempatan luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi serta berkontribusi bagi daerah,” katanya.
Peluncuran delapan prodi baru ini juga dipandang memperkuat komitmen UM terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Secara khusus, langkah tersebut diyakini akan berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui peningkatan kompetensi lulusan yang relevan dan berdaya saing global.
Rangkaian seminar ini menjadi bagian dari upaya UM untuk membangun ekosistem pembelajaran yang lebih kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan zaman, serta memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Malang Raya dan sekitarnya. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)
Delapan Prodi Baru yang Diluncurkan UM:
1) S3 Pendidikan Anak Usia Dini
2) S2 Pendidikan Bahasa Jerman
3) S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
4) S3 Ilmu Akuntansi
5) S3 Ekonomi Pembangunan
6) S3 Pendidikan Sejarah
7) S2 Double Degree TEP–Goldsmiths, University of London
8) Pendidikan Profesi Psikolog




