MALANG POST – Universitas Islam Malang (UNISMA) menggelar Haul Akbar sebagai acara tahunan yang dipusatkan pada momentum Dies Natalis. Haul ini bertujuan mengenang jasa pendiri, perintis dan para tokoh yang telah berkontribusi bagi kemajuan institusi.
Kegiatan keagamaan seperti Khatmil Qur’an dan doa bersama menjadi rangkaian utama acara, sebagai wujud memohon keberkahan serta kemajuan almamater, civitas akademika, dan umat Islam secara umum. Tradisi ini mencerminkan semangat spiritual kampus yang berakar pada nilai-nilai NU.
Tujuan acara Haul Akbar UNISMA adalah: Mengenang jasa, menghormati, dan mendoakan para pendiri serta tokoh yang berjasa dalam pendirian dan kemajuan UNISMA; serta memohon keberkahan, kemajuan, dan kejayaan bagi almamater, civitas akademika, serta umat Islam.
Memperkuat dimensi spiritual dan nilai-nilai ke-NU-an di lingkungan kampus. Tradisi ini bersifat tahunan dan dilaksanakan setiap tahun sebagai bagian dari peringatan Dies Natalis UNISMA.
Kegiatannya meliputi: Khatmil Qur’an (Pembacaan Al-Qur’an), Doa bersama dan Tausiyah serta Pengajian Umum.
Dalam kesempatan ini, Rektor UNISMA, Prof. Junaidi, PhD, menyatakan bahwa momen Haul ini dilakukan untuk mendoakan para pendahulu dan pengabdi yang telah mendahului wafat. Belajar dari semangat juang para pendiri, kampus ini bercita-cita menjadi perguruan tinggi sentral pengembangan Islam.
“Awalnya sembilan pendiri tersebut urunan dana, yang menjadi modal awal berdirinya UNISMA,” ungkap Prof. Junaidi, Selasa (10/2/2026).
Acara Haul Akbar ini diselenggarakan di Masjid Ainul Yaqin UNISMA. Dihadiri seluruh sivitas akademika, mereka memanjatkan doa untuk almarhum dan almarhumah, khususnya para pendiri keluarga besar UNISMA Malang.

UNISMA Gelar Haul Akbar untuk memperingati jasa para pendiri dan keluarga besar Unisma, Selasa (10/02/2026). (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post)
Lebih lanjut, Rektor kampus ini menyampaikan bahwa generasi saat ini tinggal meneruskan perjuangan para pendiri tersebut, serta berkewajiban menyatukan tekad untuk terus mengabdi membesarkan UNISMA.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Pengurus Yayasan UNISMA, Prof. Ir. Agus Sugianto, SP MP, mengajak yang hadir untuk berkontemplasi sejenak.
Setelah puluhan tahun berdiri, kampus ini perlu menanamkan filosofi “Mikul Dhukur Mendem Njero”. Mengapresiasi berbagai perjuangan dan prestasi yang telah ditorehkan para pendiri. Sekaligus menutup berbagai kekhilafan yang telah dilakukan pendahulu tersebut.
Namun, menurutnya, tidak cukup hanya mengenang jasa para pendahulu. Kita perlu terus berjuang, memberikan yang terbaik untuk kampus tercinta ini.
Dalam acara Haul Akbar ini, sebelumnya dibacakan Khatmil Qur’an. Juga Yasin dan Tahlil, serta sholat Dhuhur berjamaah.
Sementara Mauidhoh Hasanah disampaikan oleh KH Ikhsan Nur dari Pondok Nurul Hikmah As-Salafiyah Poncokusumo, Malang. Ia menukil Quran Surat Al-Baqarah ayat 208: Yā ayyuhalladzīna āmanudkhulū fis-silmi kāffataw wa lā tattabi‘ū khuṭuwātisy-syaithān, innahū lakum ‘aduwwum mubīn.
KH Ikhsan Nur menjelaskan agar sivitas akademika UNISMA Malang tidak mengikuti ajakan syaitan. Ia memperingatkan umat Islam untuk menegakkan agama ini secara total, termasuk larangan meyakini perhitungan weton Jawa sebagai patokan perjodohan maupun menggelar hajatan.
Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hikmah ini juga memberi wejangan agar keluarga besar UNISMA, khususnya, serta umat Islam umumnya, senantiasa menjaga sholat lima waktu sebagai identitas seorang Muslim.
Prof. Junaidi berharap Haul Akbar UNISMA mampu mempererat silaturahmi antar sivitas akademika, menjaga semangat kebersamaan, serta nilai-nilai pendiri yang menjadi pedoman kampus.
Acara ini biasanya dilaksanakan setiap bulan Sya’ban bertepatan dengan Dies Natalis sebagai bagian dari rangkaian peringatan institusi. (M. Abd. Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




