MALANG POST – Leukemia pada anak, masih menjadi tantangan dunia kesehatan di Indonesia. Karena setiap tahunnya ada 60 sampai 70 kasus baru Leukemia anak di Rumah Sakit dr. Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Hal itu disampaikan dokter Hematologi Onkologi Anak RSSA Malang, Dr. Susanto Nugroho, saat menjadi narasumber talk show di program Idjen Talk, yang disiarkan langsung Radio City Guide 911 FM, Sabtu (7/2/2026) kemarin.
“Kondisi ini menunjukkan kalau leukimia anak, masih menjadi tantangan kesehatan serius di Indonesia,” katanya.
dr. Susanto menyampaikan, pada dasarnya gejala yang bisa dikenali seperti demam yang berkepanjangan, bahkan sampai berbulan-bulan, mudah memar dan berdarah dan pucat karena anemia.
“Ada dua faktor penyebab utama yang berperan anak terinfeksi leukimia. Pertama faktor genetik walaupun tidak 100 persen dan faktor lingkungan,” tambahnya.
Bahkan karena faktor masih banyaknya anak terkena Leukimia, Komunitas Sahabat Anak Kanker, terus memberikan dukungan komprehensif untuk keluarga pasien leukemia.
Ketua Komunitas Sahabat Anak Kanker (SAK), Nur Very Heni Susanto menyampaikan, ketika anak terdiagnosa kanker, hal ini akan berdampak pada seluruh keluarga. Karena itu support system yang kuat sangat diperlukan.
“SAK berperan mendampingi keluarga pasien baru yang biasanya datang dari luar Malang dan menjadi sarana sharing dan berbagai informasi terkait kanker pada anak,” ujarnya yang juga menjadi narasumber Idjen Talk.
Selain itu, tambahnya, SAK juga fokus pada kebutuhan anak. Seperti bermain, belajar dan liburan, selama masa menjalani pengobatan.
“Sebagai orangtua, kita dituntut untuk aware pada kondisi kesehatan anak, agar bisa mendeteksi dini,” katanya. (Anisa Afisunani/Ra Indrata)




