MALANG POST – Alun-alun Kota Batu tak sekadar menjadi ruang publik dan destinasi wisata. Jumat (6/2/2026) pagi itu, ikon jantung kota tersebut menjelma menjadi etalase gerakan nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah).
Polres Batu bersama Pemkot Batu menggelar aksi kerja bakti (korve) massal, ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut arahan strategis Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026.
Aksi bersih-bersih ini menjadi bentuk konkret dukungan daerah terhadap kebijakan nasional penanganan darurat sampah dan peningkatan kualitas lingkungan hidup. Bukan seremoni belaka, korve massal digelar langsung di ruang publik yang setiap hari bersentuhan dengan masyarakat dan wisatawan.
Kapolres Batu, AKBP Aris Purwanto menegaskan, pemilihan Alun-alun Kota Batu sebagai pusat kegiatan bukan tanpa pertimbangan. Menurutnya, kawasan tersebut merupakan wajah Kota Batu sekaligus titik temu berbagai aktivitas sosial, ekonomi dan wisata.
“Alun-Alun ini tujuan akhir favorit wisatawan sebelum meninggalkan Kota Batu. Tempatnya rindang, bersih, dekat dengan Masjid Agung An-Nur yang ikonik. Sebagai jantung kota, kondisinya harus selalu prima dan bisa menjadi contoh nyata semangat Indonesia ASRI,” ujar AKBP Aris.

RESIK-RESIK: Personel Polres Batu dalam aksi kerja bakri (korve) massal yang dilaksanakan di kawasan Alun-alun Kota Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
Lebih dari sekadar ruang terbuka hijau, Alun-alun Kota Batu juga menjadi sentra ekonomi kerakyatan. Puluhan pelaku UMKM kuliner menggantungkan hidupnya di kawasan tersebut. Karena itu, kebersihan lingkungan dinilai berbanding lurus dengan kenyamanan pengunjung dan keberlanjutan ekonomi warga.
“Lingkungan yang bersih akan menciptakan rasa nyaman, memicu pola hidup sehat dan mendukung aktivitas ekonomi rakyat. Ini sejalan dengan instruksi Bapak Presiden Prabowo bahwa penanganan sampah harus dilakukan lewat tindakan nyata, bukan simbolik,” tegasnya.
Aris menambahkan, Polres Batu ingin mengambil peran sebagai pelopor. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif tentang pentingnya lingkungan yang sehat dan bersih secara berkelanjutan.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), awal Februari lalu, menaruh perhatian serius terhadap isu darurat sampah nasional. Pemerintah pusat menekankan perlunya gerakan terpadu yang melibatkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, aparat, hingga satuan pendidikan dan masyarakat umum.
Melalui aksi korve massal di kawasan wisata utama ini, Polres Batu berharap pesan Indonesia ASRI dapat tersampaikan secara luas. Wisatawan, warga, hingga pelaku UMKM diharapkan terinspirasi untuk menjaga kebersihan secara mandiri, tidak hanya saat ada kegiatan bersama.
“Kalau semua terlibat, dampaknya akan terasa. Kota jadi lebih sehat, lebih nyaman dan tentu meninggalkan kesan baik bagi siapa pun yang datang,” imbuh Kapolres.
Dengan langkah kolektif tersebut, Kota Batu diharapkan mampu mengukuhkan diri sebagai salah satu pionir daerah yang konsisten menerapkan prinsip Aman, Sehat, Resik dan Indah di Jawa Timur. Sebuah upaya sederhana, namun berdampak besar bagi wajah kota wisata ke depan. (Ananto Wibowo)




