TERTUNDUK: Karena kalah bersaing, Odivan Koerich harus lebih cepat mengakhiri kontraknya bersama Arema FC. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Didatangkan dengan bandrol Rp869 juta pada 1 Juli 2025, Odivan Koerich, harus mengakhiri kariernya bersama Arema FC lebih cepat dari masa kontrak.
Pemain kelahiran Francisco Beltrao, Brasil, sepakat mengakhiri kerjasama dengan Singo Edan, Rabu (4/2/2026) malam. Praktis hanya tujuh bulan bek tengah berpostur 190 cm itu, membela Arema FC.
Informasi yang berkembang, dicoretnya Odivan untuk memberikan ruang bagi pemain asing baru, yang segera diperkenalkan. Karena hitungan dengan Odivan, jumlah pemain asing Arema FC sudah mencapai kuota 11 orang.
Adalah Walisson Maia yang dikabarkan sudah menjalin kesepakatan dengan Arema FC. Laporan jurnalis Brasil, Lucas Rossafa, diperkenalkannya bek asal Brasil itu, tinggal menunggu waktu saja.
Bahkan Walisson sudah meninggalkan klub lamanya, Ponte Preta, sejak dua minggu lalu. Jika urusan transfer sudah selesai, Walisson dikabarkan siap turun saat Arema FC dijamu Persija, di pekan ke-20 Super League pada Minggu (8/2/2026) mendatang.
Catatan transfermarkt, biaya untuk mendatangkan pemain 34 tahun tersebut tergolong murah. Hanya Rp434,5 juta. Dengan durasi kontrak sampai Mei 2027.
Yang menarik lagi, pemain yang punya nama lengkap Walisson Moreira Farias Maia, sempat punya nilai pasar tertinggi mencapai Rp13 miliar pada 2015 lalu.
Sementara Odivan sendiri, sejak awal memang tidak menjadi pemain utama. Tercatat, bek 27 tahun itu hanya delapan kali turun dengan total bermain hanya 475 menit. Dari 19 kali laga, lima kali tidak berada dalam daftar susunan pemain dan enam kali ada di bangku cadangan tapi tidak turun ke lapangan.
Keputusan pencoretan Odivan diambil setelah manajemen dan tim pelatih, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim selama putaran pertama kompetisi.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya klub, untuk memaksimalkan kekuatan skuad demi menghadapi lanjutan kompetisi musim ini.
General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Odivan selama menjadi bagian dari Singo Edan.
“Manajemen Arema FC mengucapkan terima kasih atas dedikasi, kerja keras dan profesionalisme yang telah ditunjukkan oleh Odivan Koerich selama membela Arema FC. Kami menghargai setiap kontribusi yang telah diberikan untuk tim,” ujar Inal, panggilan akrabnya.
Lebih lanjut, Inal menegaskan, keputusan ini diambil demi kepentingan bersama dan kemajuan tim ke depan.
“Keputusan ini merupakan hasil evaluasi paruh musim dengan tujuan memaksimalkan komposisi tim agar lebih kompetitif di lanjutan Super League 2025/26.”
“Kami berharap langkah ini dapat membawa Arema FC tampil lebih solid. Sementara Odivan kami doakan sukses dalam perjalanan kariernya selanjutnya,” tambahnya.
Odivan yang sebelumnya memperkuat Nautico, klub Seri B di Brasil, masih sempat menjalani laga terakhirnya bersama Arema, saat mengalahkan Persijap Jepara, Senin (2/2/2026) kemarin.
Masuk di menit ke-53 menggantikan posisi Julian Guevara yang cedera, Odivan hanya dua kali melakukan clearance dan sekali intercept. Jumlah passing-nya cuma empat kali dan sekali melakukan goal concided.
“ Kami akan terus berkomitmen, untuk melakukan pembenahan tim secara berkelanjutan, demi mencapai target yang telah ditetapkan pada sisa kompetisi musim ini,” pungkas Inal. (Ra Indrata)




