Rektor Unisma didampingi Wakil Rektor III dan Wakil Rektor IV Unisma (Foto: M. Abd. Rachman Rozzi/Malang Post.)
MALANG POST —Momentum bersejarah akan kembali terasa di Kota Malang lewat peringatan Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar di Stadion Gajayana. Sejumlah persiapan raksasa dilakukan, tidak terkecuali oleh Universitas Islam Malang (Unisma) yang menunjukkan dukungan nyata sejak dini.
Rektor Unisma Malang, Prof. Junaidi, PhD, menegaskan kesiapan kampusnya untuk “all out” menyukseskan acara akbar tersebut.
“Intinya, kami benar-benar All Out ingin menyukseskan peringatan 1 abad NU ini,” ujar Prof. Junaidi kepada media pada Selasa (3/2/2026).
Keterlibatan kampus hijau ini tidak hanya sebatas acara penutupan. Kick-off peringatan 1 abad NU juga akan dilangsungkan di kampus Unisma, dengan kehadiran secara langsung Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak, sebagai bagian dari pembukaan yang khidmat.
Rencananya, sekitar 30 ribu warga Nahdliyin dari berbagai daerah se-Jawa Timur diprediksi akan menghadiri acara ini. Untuk menyokong suasana istighosah yang khidmat, Unisma menggandakan ribuan buku doa dan pembekalan ibadah bagi jamaah.
Unisma tidak hanya berperan sebagai penyelenggara secara umum, tetapi juga mengirim 75 mahasiswa yang tergabung dalam tim paduan suara Bunga Almammater. Mereka akan memimpin nyanyian lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Syubbanul Wathon, atas penunjukan langsung PC NU.
Selain itu, kampus hijau ini membentuk tim kesehatan bersama alumni Fakultas Kedokteran untuk melayani jamaah. Tenaga kesehatan akan terintegrasi dengan RSI Unisma, disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
Prof Junaidi menambahkan, Unisma juga menyiapkan “pasukan semut” dari kalangan mahasiswa untuk membantu Dinas Lingkungan Hidup Kota Malang menjaga kebersihan pasca acara.
Untuk kelancaran arus, kampus akan menampung bus dengan kapasitas hingga 60 unit agar tidak menumpuk di pinggir jalan dan mengurangi kemacetan.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Unisma, Dr. H. Muhammad Yunus, SPd, MPd, mengungkapkan. Bahwa dua organisasi mahasiswa, tim paduan suara dan organisasi kemahasiswaan NU, diminta memegang peran penting demi kelancaran acara.
Yunus juga mengajak seluruh sivitas akademika ikut memeriahkan dan menjadi jamaah kubro pada puncak peringatan.
Wakil Rektor IV Bidang Kelembagaan dan Publikasi Unisma, Dr. H. Hasan Zayadi, SSi, MSi, menambahkan.
Unisma telah menyiapkan 30 ribu eksemplar buku istighosah yang akan dibagikan gratis. Tersedia pula sejumlah titik pendaftaran dengan biaya pendaftaran Rp 300.000 yang dikecualikan bagi peserta tertentu, serta potongan ukT hingga lebih dari Rp1 juta bagi pendaftar di acara tersebut.
Kesiapan fasilitas untuk kenyamanan jamaah
Seluruh fasilitas pendukung disiapkan Unisma demi menjaga kelancaran, kenyamanan, dan kekhidmatan jamaah selama acara Mujahadah Kubro 1 Abad NU berlangsung.
Peringatan Mujahadah Kubro 1 Abad NU dipresentasikan sebagai refleksi, persatuan dan semangat kebangsaan bagi umat Nahdliyin di Jawa Timur dan sekitarnya. (M. Abd. Rachman. Rozzi-Januar Triwahyudi)




