MALANG POST – Sebanyak lima mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Rumah Sakit Islam (RSI) Aisyiyah Malang. Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan. Mulai 24 November hingga 24 Desember 2025, dengan mengusung semangat “KKN Berdampak.”
Program KKN Tematik mahasiswa UMM tersebut, difokuskan pada bidang pendidikan, yang diwujudkan melalui kegiatan penyuluhan kepada pasien, keluarga pasien, serta pengunjung rumah sakit.
Penyuluhan dilaksanakan sebagai upaya memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat melalui penyampaian informasi yang sederhana, jelas dan mudah dipahami.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa menyampaikan materi penyuluhan secara langsung dengan pendekatan komunikatif dan edukatif. Materi disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lingkungan rumah sakit, sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi sasaran.
Melalui konsep KKN Berdampak, kegiatan penyuluhan ini tidak hanya berorientasi pada terlaksananya program akan tetapi juga pada dampak positif yang dirasakan oleh masyarakat.
Edukasi yang diberikan diharapkan mampu menambah wawasan serta mendorong peningkatan kesadaran akan pentingnya pengetahuan sebagai dasar perilaku yang lebih baik.
Pihak RSI Aisyiyah Malang menyambut positif kehadiran mahasiswa KKN Tematik UMM. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama kegiatan penyuluhan berlangsung, yang menunjukkan bahwa kegiatan edukatif masih sangat dibutuhkan di lingkungan pelayanan kesehatan.
Melalui KKN Tematik dengan semangat KKN Berdampak, mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang memperoleh pengalaman berharga dalam menerapkan ilmu yang dimiliki, melatih kemampuan komunikasi, serta meningkatkan kepedulian sosial.
Meskipun dilaksanakan oleh tim kecil, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan menjadi kontribusi nyata mahasiswa dalam bidang pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat. (M. Abd. Rachman Rozzi)




