MALANG POST – Pengalaman berlibur di Eco Active Park kini kian berwarna. Destinasi wisata edukasi milik Jatim Park Group itu resmi menghadirkan pengalaman interaksi langsung dengan capybara, satwa asal Amerika Selatan yang tengah viral dan digemari berbagai kalangan.
Capybara dikenal sebagai hewan pengerat terbesar di dunia. Karakternya yang tenang, ramah dan mudah beradaptasi membuat satwa ini kerap mencuri perhatian, terutama di media sosial. Tak heran jika kehadirannya di Eco Active Park langsung menjadi magnet baru bagi wisatawan, khususnya anak-anak dan keluarga.
Manager Marketing and Public Relations Jatim Park Group, Titik S Ariyanto mengatakan bahwa program interaksi capybara ini mulai diperkenalkan sejak akhir 2025. Pengunjung kini dapat merasakan pengalaman memberi makan (feeding) capybara secara langsung di area exhibit khusus yang telah disiapkan.
“Eco Active Park menghadirkan pengalaman feeding capybara yang aman dan terkontrol. Pengunjung bisa berinteraksi langsung di bawah pengawasan petugas dan animal keeper profesional,” ujar Titik, Kamis (22/1/2026).
Ia menegaskan, aktivitas ini dirancang tidak semata-mata sebagai hiburan. Aspek kenyamanan satwa dan keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. Seluruh rangkaian interaksi dilakukan sesuai standar kesejahteraan hewan (animal welfare).
Lebih dari sekadar berfoto atau memberi makan, pengunjung juga diajak mengenal lebih dekat kehidupan capybara. Mulai dari karakter alami, habitat, pola makan, hingga cara perawatan satwa yang benar dan bertanggung jawab.

BERINTERAKSI: Wisatawan nampak sangat antusias saat berinteraksi dengan Capybara, satwa asal Amerika Selatan yang tengah viral dan digemari. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Melalui interaksi ini, anak-anak dan keluarga bisa belajar langsung. Kami ingin menanamkan nilai empati, kepedulian dan kecintaan terhadap satwa sejak usia dini,” jelasnya.
Konsep tersebut sejalan dengan visi Eco Active Park sebagai destinasi wisata edukasi berbasis alam. Perpaduan antara rekreasi, edukasi dan konservasi menjadi benang merah yang terus dikembangkan.
Menurut Titik, seluruh program interaksi satwa di Eco Active Park selalu dirancang dengan pendekatan edukatif. Pengunjung tidak hanya menikmati pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya hubungan yang harmonis dan bertanggung jawab antara manusia dan satwa.
“Kami tidak hanya menghadirkan wahana hiburan, tetapi juga pengalaman yang bermakna. Harapannya, setelah pulang dari sini, pengunjung membawa pengetahuan dan kesadaran baru tentang pelestarian satwa,” paparnya.
Kehadiran interaksi capybara ini pun menjadi salah satu daya tarik utama Eco Active Park selama masa liburan. Antusiasme pengunjung terlihat dari meningkatnya minat keluarga yang ingin merasakan pengalaman unik bersama satwa yang dikenal ‘paling santai’ tersebut.
“Melalui program ini, kami berharap Eco Active Park dapat terus menghadirkan pengalaman liburan yang unik, menyenangkan, dan berkesan. Sekaligus memperkuat posisi kami sebagai destinasi wisata keluarga unggulan di Kota Batu,” tutur Titik.
Dengan konsep yang konsisten mengedepankan pembelajaran dan pelestarian, Eco Active Park tak hanya menawarkan liburan, tetapi juga ruang edukasi yang hidup sebagai tempat bermain, belajar dan menumbuhkan kepedulian terhadap alam dalam satu pengalaman utuh. (Ananto Wibowo)




