MALANG POST – Fakultas Vokasi Universitas Brawijaya (FV UB) secara resmi memulai pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2026 di 23 kelurahan yang berada di wilayah Kecamatan Klojen dan Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.
Kegiatan pelepasan dilaksanakan pada Senin, 12 Januari 2026, di Lapangan Kampus Dieng UB.
Prosesi pemberangkatan dipimpin langsung oleh Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, didampingi Dekan Fakultas Vokasi UB, jajaran pimpinan dan sivitas akademika FV UB, serta Camat Klojen dan Camat Lowokwaru.
Ketua Pelaksana KKN FV UB 2026, Moch. Aan Machfudzi, S.Pd., M.Sn., menjelaskan. Bahwa pemilihan lokasi KKN difokuskan di wilayah sekitar kampus sebagai bagian dari penguatan peran UB di lingkungan terdekat.
Pelaksanaan KKN nantinya akan dilakukan pada 16–30 Januari 2026. Terdapat 11 kelurahan di Kecamatan Klojen dan 12 kelurahan di Kecamatan Lowokwaru yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa.
Lebih lanjut, Aan menyampaikan bahwa kegiatan ini selaras dengan program strategis UB dalam membangun konsep Kampung Lingkar Kampus, yakni memperkuat kontribusi akademik kampus terhadap masyarakat sekitar secara berkelanjutan.

“Peserta KKN berjumlah 322 mahasiswa, terdiri dari 178 mahasiswa Program Studi D4 Desain Grafis, serta 148 mahasiswa dari D4 Manajemen Perhotelan,” jelasnya.
Dekan FV UB, Mukhammad Kholid Mawardi, S.Sos., M.A.B., Ph.D., menegaskan bahwa KKN dirancang sebagai sarana pembelajaran kontekstual agar mahasiswa tidak terlepas dari realitas sosial.
Menurutnya, kampus harus hadir sebagai institusi yang memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya.
“Kegiatan ini menunjukkan kampus tidak boleh menjadi menara gading. Pendidikan harus berdampak, ada keterhubungan antara pengembangan akademik di kampus dengan kebutuhan riil masyarakat,” ujar Kholid.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan KKN yang mengangkat isu ekonomi kreatif dan pengembangan tujuan pembangunan berkelanjutan.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini, terutama karena Kota Malang memiliki potensi yang besar untuk ekonomi kreatif dan layanan digital,” kata Ali Muthohirin.
Kegiatan ditutup dengan penyematan almamater oleh Wakil Wali Kota Malang, Dekan FV UB, dan Ketua Pelaksana KKN FV UB. (M Abd Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




