LAGA TERAKHIR: Penampilan Luiz Gustavo ketika menjamu Persik Kediri, Minggu (11/1/2026) kemarin. Dalam laga itulah pemain Brasil ini cedera dan harus absen hingga akhir kompetisi. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Kemenangan Arema FC atas Persik Kediri, di pekan ke-17 Super League musim 2025/2026, ternyata harus dibayar mahal. Defender asal Brasil, Luiz Gustavo, harus menepi hingga akhir kompetisi karena cedera.
Dalam laga yang berkesudahan 2-1 untuk Singo Edan pada Minggu (11/1/2026) itu, sebenarnya Luis Gustavo sudah merasakan nyeri. Tetapi terus ditahan hingga pertandingan usai.
Namun setelah dilakukan pemeriksaan lebih intensif seusai laga. Ditambah dengan observasi yang mendalam, pemain bernama lengkap Luiz Gustavo Taveres Conde, divonis mengalami robek pada ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL).
Manajemen Arema FC pun langsung mengeluarkan pernyataan, bek tengah yang tak tergantikan sepanjang 17 laga di putaran pertama Super League, diprediksi tidak dapat merumput hingga kompetisi musim 2025/2026 berakhir.
Keputusan medis untuk menempuh jalan operasi, diambil setelah melalui serangkaian observasi mendalam. Antara tim medis klub, konsultan ahli dan sang pemain sendiri.
Dokter Tim Arema FC, dr. Nanang Tri Wahyudi, Sp.K.O., memberikan penjelasan rinci mengenai kondisi pemain yang sudah mengantongi tiga kartu kuning tersebut.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, pemain kelahiran 12 Februari 1994 itu, didiagnosis mengalami robekan pada ligamen Anterior Cruciate Ligament (ACL).
“Luiz Gustavo mengalami robekan pada ligamen ACL lutut kiri. Cedera ini terjadi akibat insiden di lapangan di mana ia terjatuh dan tertimpa oleh pemain lain,” terang dr. Nanang.
Dijelaskan, keputusan operasi tidak diambil secara sepihak. Langkah ini dinilai sebagai opsi terbaik untuk menyelamatkan karir sepak bola Luiz Gustavo di masa depan.
“Setelah kami berdiskusi intensif dengan konsultan ortopedi dan tim medis, serta menjelaskan kondisinya kepada pemain, Luiz sepakat untuk memilih opsi operasi segera.”
“Tujuannya jelas, agar struktur lututnya bisa pulih sempurna dan ia dapat bermain lebih optimal di masa depan,” tambahnya.
Merespons rekomendasi tim medis tersebut, General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi, mengungkapkan, situasi ini merupakan pukulan berat bagi tim.
Namun, dengan segala kerendahan hati, manajemen memilih untuk memprioritaskan sisi kemanusiaan dan kesehatan jangka panjang pemain.
“Tentu ini berat bagi kami di manajemen, pelatih dan Aremania. Namun, demi kesembuhan dan karir pemain ke depannya, klub harus rela dan menyetujui opsi jalan operasi bagi Luiz.”
“Kami tidak ingin mengambil risiko yang bisa membahayakan masa depannya,” ungkap Inal, panggilan akrab Yusrinal Fitriandi.
Meski harus menepi panjang, Inal memastikan Arema FC tetap memegang teguh profesionalitas.
“Luiz Gustavo masih terikat kontrak hingga akhir kompetisi dan akan mendapatkan haknya serta dukungan penuh selama masa pemulihan,” tegasnya.
Sementara itu, dalam video yang direkam secara khusus, Luiz Gustavo, membenarkan bakal segera pulang ke Brasil, untuk menjalani penyembuhan.
“Keluarga Arema. Dengan berat hati, namun juga penuh rasa syukur. Saya mengumumkan ketidakhadiran sementara saya dari lapangan.”
“Sayangnya di pertandingan terakhir, saya mengalami cedera yang membuat saya harus absen.”
“Untuk pemulihan total, akan membutuhkan periode perawatan dan rehabilitasi,” kata Luiz yang dalam rekaman tersebut memakai t-shirt hitam berlogo Arema.
Luiz Gustavo juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Arema, atas sambutan yang luar biasa dan profesionalisme yang sempurna setiap saat. Terutama saat ini.
“Dukungan yang tak tergoyahkan, agar saya dapat menjalani perawatan di Brasil, dekat dengan keluarga saya, menunjukkan kehebatan dan kepedulian Arema FC,” imbuhnya.
Tidak lupa, pemain yang baru merumput pertama kali di Indonesia ini, menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Aremania.
“Kasih sayang dan semangat Aremania, adalah kekuatan sejati yang mendorong Arema tetap kuat.”
“Menerima dukungan Aremania di saat-saat ini, terutama di masa-masa seperti ini, menjadikan tantangan dan membuat semua perbedaan,” kata Luiz Gustavo.
Karena itulah, Luiz Gustavo mengaku saat ini sepenuhnya fokus pada pemulihan cederanya. Serta berjanji untuk mendedikasikan diri sepenuhnya, untuk kembali lebih kuat.
“Saya tak sabar untuk bertemu kalian semua di stadion musim depan, untuk berjuang bersama-sama guna meraih lebih banyak kemenangan.”
“Ini adalah perpisahan sementara. Saya selalu menyimpan Arema di hati saya dan merindukan kita segera bertemu kembali,” pungkas Luiz Gustavo. (Ra Indrata)




