MALANG POST – Demi memperkuat setiap lini serta sebagai apresiasi atas kinerja selama satu tahun, Universitas Negeri Malang (UM) kembali menggelar Anugerah Kinerja Unggul (AKU) 2025 serta Perjanjian Kinerja 2026, pada Rabu (14/1/2026).
Acara yang berlangsung di Aula Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 Lantai 9 ini, dihadiri Rektor UM, pimpinan fakultas, lembaga, unit kerja, departemen, dan program studi.
Dalam sambutan, Rektor UM menyebut, momentum ini sebagai penegasan komitmen UM dalam mendukung pendidikan berkualitas berkelanjutan sesuai dengan Sustainable Development Goals (SDGs) ke-4.
Dalam penganugerahan ini, UM memberikan penghargaan dalam beberapa kategori Indikator Kinerja Utama (IKU) dan beberapa kategori Anugerah Kinerja Unggul (AKU).
Tahun ini, juara umum (kategori penghargaan) diraih oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIK), yang berhasil menggusur juara bertahan tahun lalu, Fakultas Sastra.

Berikut adalah para juara pada Anugerah Kinerja Unggul (AKU) UM 2025.
Program studi (S1–S3)
– S1/D4:
– S1 Biologi FMIPA (juara 3)
– S1 Sains Aktuaria (juara 2)
– S1 Pendidikan Akuntansi di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) juara (1)
– S2:
– Teknik Elektro (FT) juara (3)
– Fisika (FMIPA) juara (2)
– Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana (juara 1)
– S3:
– Pendidikan Fisika (FMIPA) juara (2)
– Pendidikan Dasar Sekolah Pascasarjana juara (1)
Untuk kategori Departemen Terbaik
– Departemen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi Bisnis juara (3)
– Teknologi Pendidikan, FIP juara (2)
– Fisika, FMIPA juara (1)
Juara umum
– Diraih oleh Fakultas Ilmu Pendidikan (FIK)
Wakil Rektor IV, Prof. Ir. Arif Nur Afandi, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkokoh keharmonisan kampus demi kemajuan UM.
Kontrak Kinerja 2026 diturunkan dari IKHU (Indikator Kinerja Utama), mengacu pada isu terkini dunia pendidikan, serta sasaran strategis UM, Renstra UM, dan OTK (Organisasi Tata Kerja).
Prof. Arifin berharap kontrak ini lebih spesifik, selaras dengan kontrak kementerian, dan banyak mengarah pada upaya internasionalisasi.
Wakil Rektor dan sekretaris universitas juga terlibat dalam pemantauan dan kontribusi.
Kontrak 2026 akan terhubung dengan sistem SINTA dan SPT (Sistem Pemantauan Kepangkatan) untuk mengawal keaktifan dosen hingga jenjang kepangkatan, dengan evaluasi kinerja dosen yang berkelanjutan mulai tahun ini dan berjalan reguler tiap tahun.
Ke depan, acara Anugerah Kinerja Unggul akan menjadi lanjutan dari Anugerah Kinerja Bulanan.
Di edisi tahun 2026, penghargaan ini mencakup dua jenis penghargaan yang meliputi kinerja di tingkat Fakultas dan di tingkat Program Studi/Departemen, dengan penilaian merujuk pada sasaran strategis UM.
Fakultas menjadi rujukan utama, sedangkan Departemen/Prodi menyesuaikan capaian tertinggi. Kemasannya ke depan akan diperbarui, meliputi pengakuan prestasi yang dibagi ke cakra seperti Unggul, Mandiri, Inovasi, Budaya, dan lainnya.
“Hadiahnya tidak hanya apresiasi, tetapi juga dukungan untuk pengembangan SDM, fasilitas laboratorium, dan peningkatan kapabilitas institusi, bertujuan keberlanjutan bagi pertumbuhan UM,” tegasnya.
Juara umum akan ditampilkan profilnya sebagai bagian dari apresiasi publik.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono MPd., menegaskan, anugerah ini untuk mengapresiasi program studi, fakultas, maupun departemen yang kinerjanya menggembirakan.
Prof. Hariyono menegaskan harapan untuk menjaga orkestrasi UM yang dinamis, selaras, dan harmonis melalui sinergi, kolaborasi, dan keharmonisan civitas akademika.
Penandatanganan kontrak kinerja 2026 menjadi langkah strategis UM menuju visi menjadi universitas berkelas nasional maupun internasional, dengan fokus pada kualitas, pencapaian sasaran, dan manfaat berkelanjutan bagi pengembangan SDM serta fasilitas kampus. (M. Abd. Rachman Rozzi)




