MALANG POST – Sebagai bentuk pemantauan terhadap kualitas pendidikan, mengevaluasi program dan memastikan sarana prasarana memadai, sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan, Bupati Malang, HM Sanusi, meninjau Sekolah Unggulan di SD Panggungrejo 4, SMP Negeri 4 dan SMP Negeri 3 Kepanjen.
Tidak itu saja, Bupati juga meninjau salah satu sekolah, dengan jumlah peserta didik yang relatif sedikit, yakni SDN Jatirejoyoso Kepanjen.
Berdasarkan data pada Tahun Ajaran 2023/2024, jumlah siswa tercatat hanya 53 orang. Meningkat menjadi 56 siswa pada Tahun Ajaran 2024/2025 dan kembali mengalami kenaikan menjadi 61 siswa pada Tahun Ajaran 2025/2026 ini.
Dalam kesempatan tersebut, Abah Sanusi -panggilan akrab Bupati Malang- juga melihat langsung proses pembelajaran di kelas I hingga kelas VI, untuk melihat kondisi sarana prasarana serta aktivitas belajar mengajar secara menyeluruh.
Abah Sanusi juga menyempatkan berdialog dan berinteraksi langsung dengan Kepala Sekolah, para guru, serta para siswa dan siswi, guna mendengarkan masukan, aspirasi, serta kendala yang dihadapi dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah tersebut.
“Nantinya setelah seluruh data dihimpun, hasilnya akan dijadikan sebagai role model terbaik bagi pengembangan pendidikan di Kabupaten Malang.”
“Yang jelas, Kabupaten Malang akan berfokus pada peningkatan kualitas pendidikan, yang ditandai dengan capaian kelulusan bernilai rata-rata 9.”
“Capaian kelulusan tersebut tidak bersifat pilih-pilih. Harus merata di seluruh satuan pendidikan. Saya tekankan, target ini harus mencapai 100 persen pada tahun 2026”, ungkapnya.

PENGHIJAUAN: Bupati HM Sanusi, menyerahkan bantuan bibit pohon buah yang disalurkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang, kepada SMP Negeri 4 Kepanjen. (Foto: Prokopim Sekda Kab. Malang)
Di SMPN 4 Kepanjen, Bupati Malang meninjau pameran lukisan kelas digital 9K. Setiap kelas menampilkan tema yang berbeda. Seperti Halloween, Frozen, hingga koboi.
Pada kesempatan tersebut, politisi PDI Perjuangan ini juga meresmikan ICT Center sebagai upaya penguatan sarana pembelajaran berbasis teknologi.
Sementara itu, di SMPN 3 Kepanjen, Bupati Malang meninjau kolam budidaya ikan lele dan ikan nila. Serta menyaksikan pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler olahraga dan talkshow bahasa Inggris. Abah Sanusi juga turut menendang bola saat latihan sepak bola yang berlangsung di Lapangan Timur sekolah tersebut.
Selanjutnya, di SDN Panggungrejo, Bupati Malang meninjau praktik membatik ecoprint, kegiatan karawitan, serta proses pembelajaran Pendidikan Agama Hindu.
Kunjungan kemudian dilanjutkan dengan meninjau ruang pembelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Katolik.
“Fokus kunjungan pada hari ini, untuk mengevaluasi proses pembelajaran di jenjang SD maupun SMP.”
“Hal yang perlu menjadi perhatian utama adalah perbaikan sistem belajar mengajar agar kualitas pendidikan dapat terus ditingkatkan,” tegasnya.
Selain melakukan peninjauan terhadap berbagai kegiatan pendidikan, di SDN Panggungrejo 4, SMPN 4 Kepanjen dan SMPN 3 Kepanjen juga dilaksanakan kegiatan santunan bagi anak yatim, sebagai bentuk kepedulian sosial dan perhatian terhadap peserta didik yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi serta semangat belajar bagi para siswa.
Pada kesempatan yang sama, alumni IAIN Sunan Ampel ini turut menyerahkan bantuan bibit pohon buah yang disalurkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang.
Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini, sekaligus mendorong budaya menanam di lingkungan sekolah.
Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan satuan pendidikan tidak hanya berperan dalam penguatan akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kepedulian sosial, dan kesadaran lingkungan bagi para peserta didik. (*/Prokopim/Ra Indrata)




