MALANG POST – Perum BULOG Kantor Cabang Malang, mulai melakukan penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) tingkat petani di awal tahun 2026. Penyerapan perdana ini dilaksanakan di wilayah Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, dengan total kuantum sebesar 15.540 Kg GKP.
Pemimpin Cabang BULOG Malang, M. Nurjuliansyah Rachman, menyampaikan, kegiatan ini merupakan wujud gerak cepat BULOG Malang, dalam menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian terkait optimalisasi penyerapan gabah petani.
Kegiatan penyerapan ini juga dilakukan untuk memastikan harga gabah di tingkat petani, tidak jatuh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.
“Penyerapan gabah ini merupakan penyerapan perdana di tahun 2026 yang kami lakukan langsung di tingkat petani.”

“Ini sebagai bentuk komitmen dan gerak cepat BULOG Malang atas arahan Menteri Pertanian dalam Rapat Koordinasi Seluruh Pemimpin Wilayah BULOG tentang Rakor Serap Gabah Beras dan Hilirisasi yang dilaksanakan Senin (12/1/2026) di Jakarta,” ujar M. Nurjuliansyah Rachman.
Lebih lanjut ia menjelaskan, target penyerapan gabah dan beras BULOG Malang pada tahun 2026 ditetapkan sebesar 76.079 ton. Pihaknya optimistis target tersebut dapat tercapai melalui koordinasi yang baik dengan berbagai pihak terkait.
“Kami terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Pertanian, TNI, dan Instansi terkait, serta meningkatkan kembali sinergi lintas sektor guna memaksimalkan potensi panen yang masih ada sepanjang tahun 2026,” tambahnya.
Melalui langkah ini, BULOG Malang berkomitmen untuk terus hadir di tengah petani, menjaga stabilitas harga, memperkuat Cadangan Beras Pemerintah (CBP), serta mendukung ketahanan pangan nasional. (*/Ra Indrata)




