MALANG POST – Tensi tinggi laga derbi Jawa Timur, Arema FC menjamu Persik Kediri, sudah terasa sejak beberapa waktu lalu. Meski pertandingan itu sendiri, dijadwalkan berlangsung Minggu (11/1/2026) sore di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Padahal dalam laga pekan ke-17 Super League 2025/2026 itu, dipastikan tanpa kehadiran suporter tamu, Persikmania. Tapi karena kedua tim sama-sama berburu kemenangan, menjadikan ‘perang saudara’ itu diyakini bakal berlangsung ketat.
Persikmania memutuskan untuk tidak hadir di Stadion Kanjuruhan pada laga tandang tersebut. Sebagai gantinya, mereka berencana menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) di wilayah Kediri.
Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan kepada tim kebanggaan, tanpa harus datang langsung ke stadion lawan.
Terlebih-lebih regulasi yang dikeluarkan I.League, operator kompetisi Super League, masih belum memungkinkan untuk suporter tamu, mendampingi tim kesayangannya di laga away.
Tetapi pada Jumat (9/1/2025) kemarin, Persikmania hadir langsung saat Persik Kediri menggelar latihan di Stadion Gelora Daha Jayati, sebelum bertolak ke Malang. Sebagai bentuk dukungan moril kepada pemain Persik.
Yang menarik, saat rombongan Persik Kediri memasuki wilayah Malang, mereka langsung dikawal oleh ratusan Aremania hingga memasuki hotel di Kepanjen.

Sementara pihak kepolisian, khususnya Polres Malang, sudah menyiapkan pengamanan menjelang pertandingan Super League musim 2025/2026 antara Arema FC melawan Persik Kediri.
Pengamanan disiapkan secara terpadu dan berlapis dengan melibatkan lebih dari 1.400 personel gabungan TNI-Polri serta unsur pendukung.
Pola pengamanan akan diterapkan melalui empat ring pengamanan, baik di dalam maupun di luar stadion.
Kasihumas Polres Malang AKP Bambang Subinajar mengatakan, selain pengamanan statis di setiap ring, kepolisian juga menyiapkan tim patroli mobiling untuk mencegah potensi gangguan keamanan sebelum, saat, dan setelah pertandingan.
“Kami menyiapkan pengamanan empat ring serta patroli mobiling yang bergerak di sejumlah titik rawan. Patroli ini bertujuan mencegah peredaran minuman keras, aksi copet, hingga tindak kejahatan lainnya,” ujar AKP Bambang, kemarin.
Menurutnya, Ring 1 difokuskan pada area dalam stadion, Ring 2 pada pintu masuk dan tribun, Ring 3 di area parkir serta sekitar stadion, sedangkan Ring 4 mencakup jalur kedatangan, perbatasan wilayah, serta titik-titik strategis di luar Kepanjen.
Selain itu, patroli mobiling akan menyisir jalur-jalur utama, kawasan keramaian, dan titik kumpul suporter untuk mengantisipasi konvoi liar, euforia berlebihan, serta potensi kejahatan jalanan.
“Pendekatan humanis tetap menjadi prioritas, namun kami juga siap melakukan tindakan tegas dan terukur bila ditemukan pelanggaran. Kami mengimbau suporter mendukung tim secara tertib dan menjaga keamanan bersama,” tegasnya.
Polres Malang berharap, dengan kesiapan pengamanan tersebut, pertandingan Arema FC kontra Persik Kediri dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif, serta memberikan rasa aman bagi seluruh penonton dan masyarakat sekitar. (*/Hmsresma/Ra Indrata)




