MALANG POST – Tahun 2026 dibuka dengan nada optimistis di lingkungan Pemkot Batu.Wali Kota Batu Nurochman memimpin apel pagi pertama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Balai Kota Batu, Senin (5/1/2026).
Momentum tersebut terasa istimewa, karena dibarengi dengan penyerahan penghargaan bagi para penggerak inovasi daerah yang sukses mengharumkan nama Kota Batu di level nasional.
Didampingi Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, serta jajaran kepala perangkat daerah. Cak Nur sapaan Nurochman menyerahkan langsung piagam penghargaan kepada ASN, satuan kerja, hingga satuan pendidikan yang dinilai paling berprestasi dalam pengembangan inovasi pelayanan publik.
Apresiasi tersebut tak lepas dari capaian Kota Batu yang berhasil meraih predikat Kota Sangat Inovatif dalam pelaporan inovasi melalui Innovative Government Award (IGA) Tahun 2025 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

GANJAR PENGHARGAAN: Wali Kota Batu Nurochman bersama Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto saat menyerahkan piagam penghargaan kepada para ASN berprestasi di lingkungan Pemkot Batu. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Prestasi ini menjadi bukti konsistensi Pemkot Batu dalam membangun ekosistem inovasi lintas sektor. Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif berbagai pihak,” kata Cak Nur.
Bappelitbangda Kota Batu berperan sebagai koordinator dan validator inovasi tingkat kota, bersinergi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), puskesmas, satuan pendidikan, hingga Tim Among Inovasi Daerah.
Sebagai bentuk penghargaan atas kerja kolektif tersebut, Pemkot Batu memberikan piagam kepada Koordinator dan Validator Inovasi Tingkat Kota. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada Sekolah Terinovatif, SKPD dan Puskesmas Terinovatif, Inovator Pendidikan Kategori Inspiratif, serta Tim Among Inovasi dalam kategori Inspiratif, Responsif dan Penggerak Inovasi Pendidikan.
Cak Nur menegaskan, bahwa awal tahun 2026 harus dijadikan momentum evaluasi menyeluruh terhadap program dan kinerja pemerintahan. Ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak terjebak pada rutinitas administratif semata, melainkan terus menghadirkan terobosan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Inovasi dan kolaborasi harus menjadi budaya kerja. Bukan sekadar lomba atau formalitas, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan warga,” tegasnya.
Sejumlah isu strategis pun menjadi penekanan ke depan. Mulai dari pengelolaan sampah, penataan parkir, pengendalian alih fungsi lahan, penguatan program bagi petani, hingga komitmen terhadap perlindungan lingkungan dan mitigasi bencana. Seluruh program, lanjut Nurochman, harus disusun secara terukur dan berorientasi pada hasil.
“Setiap kebijakan harus memberi dampak nyata dan mencerminkan nilai ASN BerAKHLAK yang benar-benar diimplementasikan dalam pelayanan publik,” tuturnya.
Lebih lanjut, Cak Nur juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN dan pemangku kepentingan yang telah berkontribusi dalam mendorong inovasi daerah. Ia mengajak seluruh jajaran Pemkot Batu untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memperkuat kualitas layanan kepada masyarakat.
“Kita jalani Tahun 2026 dengan spirit pengabdian dan optimisme. Satukan niat, bangkitkan semangat, Mbatu SAE, Sedoyo SAE,” pungkasnya. (Ananto Wibowo)




