MALANG POST – Penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa terus dikebut Pemkot Batu. Salah satu langkah nyatanya ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Gerai ke-8 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Jumat (2/1/2026).
Gerai koperasi ini diproyeksikan menjadi pusat distribusi sekaligus penggerak aktivitas ekonomi warga, khususnya sektor pertanian dan produk unggulan desa. Peletakan batu pertama itu dilakukan oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto.
Kegiatan yang digelar di Pendopo Desa Pendem tersebut menjadi bagian dari dukungan Pemkot Batu terhadap program prioritas nasional penguatan koperasi sebagai tulang punggung ekonomi rakyat. Gerai KDMP dirancang tidak sekadar sebagai tempat jual beli, melainkan simpul ekonomi desa yang menghubungkan petani, pelaku UMKM, hingga konsumen.
Wawali Heli Suyanto, mengatakan dari total 24 desa dan kelurahan di Kota Batu, sebanyak 22 wilayah telah mengajukan lokasi pembangunan gerai koperasi. Dari jumlah tersebut, Desa Pendem menjadi desa ke-8 yang dinyatakan lolos verifikasi, baik secara administratif maupun kesiapan lahan.

MULAI PEMBANGUNAN: Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto saat melakukan peletakan batu pertama, menandai dimulainya proses pembangunan KDMP di Desa Pendem. (Foto: Ananto Wibowo/Malang Post)
“Desa Pendem ini termasuk yang paling siap. Proses administrasinya tuntas, lahannya siap dan potensi ekonominya jelas,” ujar Heli.
Ia menilai Desa Pendem memiliki kekuatan besar di sektor pertanian, khususnya sebagai penyuplai beras. Potensi itu tidak hanya ditopang kelompok tani, tetapi juga Kelompok Wanita Tani (KWT) yang selama ini aktif mengembangkan pertanian, termasuk produksi beras organik.
Menurutnya, keberadaan gerai koperasi akan membuka ruang lebih luas bagi produk-produk lokal Desa Pendem untuk berkembang dan memiliki akses pasar yang lebih kuat. Apalagi, lokasi gerai berada di jalur strategis dengan kepadatan lalu lintas yang tinggi.
“Ini nilai tambah. Produk desa bisa lebih mudah dipasarkan. Perputaran ekonomi masyarakat diharapkan makin cepat dan merata,” tambah Heli.
Wawali juga mengapresiasi langkah cepat Pemerintah Desa Pendem bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan pengurus koperasi yang dinilai responsif menangkap peluang program nasional tersebut. Sinergi desa dan pemerintah daerah disebut menjadi kunci percepatan pembangunan koperasi di Kota Batu.

Sementara itu, Komandan Kodim 0818/Malang-Batu, Letkol Inf Czi Bayu Nugroho menegaskan bahwa pembangunan Gerai KDMP merupakan bagian dari proyek strategis nasional yang pelaksanaannya berada di tingkat desa, dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan sinergi lintas sektor, termasuk TNI.
“Kami dari TNI siap mendukung program pemerintah yang tujuannya memperkuat ekonomi rakyat. Kolaborasi seperti ini penting agar pembangunan koperasi berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Menurut Bayu, koperasi desa memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi lokal. Dengan pengelolaan yang baik dan dukungan berbagai pihak, koperasi dapat menjadi solusi penguatan ekonomi masyarakat di tengah tantangan global dan dinamika harga kebutuhan pokok.
Pembangunan Gerai KDMP di Desa Pendem ini diharapkan menjadi model pengembangan koperasi desa di wilayah lain di Kota Batu. Pemkot Batu menargetkan seluruh desa dan kelurahan yang telah mengajukan lokasi dapat segera direalisasikan secara bertahap, sehingga manfaat koperasi benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat. (Ananto Wibowo)




