Walikota Malang, Wahyu Hidayat, didampingi Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, saat melakukan pemakaian rompi secara simbolis ke anggota Pramuka dalam pengamanan Nataru. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
MALANG POST – Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Malang menerjunkan sebanyak 111 anggota ke lapangan, guna memperkuat pengamanan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 bersama TNI-Polri dan berbagai unsur relawan lainnya.
Para anggota Pramuka itu akan ditempatkan di delapan titik strategis yang tersebar di lima kecamatan. Fokus utama mereka bukan hanya menjaga ketertiban, tetapi juga membantu kelancaran arus lalu lintas serta memberikan rasa aman bagi warga dan wisatawan yang memadati Kota Malang selama long weekend Nataru itu.
Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang, Ginanjar Yoni Wardoyo, mengatakan keterlibatan Pramuka merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat. Terutama pada momentum rawan kepadatan arus lalu lintas (lalin) dan potensi gangguan keamanan.
“Pramuka hadir bukan sebagai pelengkap, tetapi sebagai bagian dari sistem pengamanan terpadu bersama kepolisian,” kata Ginanjar, Selasa (23/12/2025).
Ia menegaskan, seluruh personel yang diterjunkan telah melalui proses pengukuhan resmi oleh Walikota Malang, Wahyu Hidayat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan mental, kedisiplinan, serta pemahaman tugas di lapangan.
Dalam praktiknya, anggota Pramuka akan membantu pengaturan lalu lintas, penyeberangan jalan, hingga memberikan informasi awal kepada aparat jika ditemukan potensi gangguan keamanan. Seluruh aktivitas pengamanan akan dijalankan dengan sistem shift, dengan batas waktu tugas maksimal hingga pukul 22.00 WIB

Walikota Malang, Wahyu Hidayat bersama para kepala dinas dan Ketua Kwarcab Pramuka Kota Malang. (Foto: Eka Nurcahyo/Malang Post)
Selain unsur Pramuka umum, Kwarcab juga mengerahkan personel dengan keahlian khusus. Saka Bhayangkara dan Saka Dirgantara difokuskan pada dukungan pengamanan, sementara Saka SAR dan BP-13 disiapkan untuk menghadapi kondisi darurat, termasuk bencana alan atau insiden tak terduga.
“Kami siapkan personel yang punya latar belakang kebencanaan agar respons bisa cepat dan terkoordinasi dengan BPBD,” kata Ginanjar. Mereka akan bertugas sampai 5 Januari 2026.
Walikota Malang, Wahyu Hidayat, berkesempatan hadir dan melepas karya bhakti anggota Pramuka dalam pengamanan Nataru di Markas Pramuka Kwarcab Kota Malang. Wahyu juga mengenakan rompi secara simbolis ke anggota Pramuka yang terjun ke lapangan.
Wahyu menilai keterlibatan Pramuka menjadi kekuatan tambahan dalam menjaga stabilitas kota selama masa liburan panjang. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor mutlak dibutuhkan demi menjamin keamanan dan kenyamanan publik.
“Pengamanan Nataru ini menyangkut banyak aspek, mulai dari ibadah Natal, kunjungan wisata, sampai arus lalu lintas. Kehadiran Pramuka sangat membantu di lapangan,” ujar Wahyu.
Ia berharap seluruh personel yang bertugas dapat menjalankan peran dengan penuh tanggung jawab dan tetap mengedepankan keselamatan diri.
“Ini bukan sekadar tugas rutin, tetapi bentuk kepedulian dan pelayanan kepada masyarakat Kota Malang,” jelasnya.(Eka Nurcahyo)




