MALANG POST – Masa liburan sudah usai. Dijadwalkan skuadra Singo Edan, mulai kembali berlatih Rabu (10/12/2025) pagi, di Stadion Gajayana, Kota Malang.
Itu berarti, sudah waktunya bagi pelatih Arema FC, Marquinhos Santos alias Marcos Vinicius dos Santos Goncalves, untuk mempersiapkan diri kembali ke Super League musim 2025/2026.
Terdekat, Arema FC harus menjamu Madura United, pada derbi Jawa Timur di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (23/12/2025) mendatang.
Masih di Desember ini, Arema juga akan menjadi tuan rumah bagi Persita Tangerang, pada Senin (30/12/2025).
Dua partai kandang itu, akan menjadi pembuktian bagi Marcos Santos, untuk mematahkan rekor empat kali kalah beruntun justru di depan Aremania. Yakni takluk dari Dewa United, Persib Bandung, Borneo FC dan Persija Jakarta.
Di atas kertas, Madura United bukanlah lawan yang ‘menakutkan’. Secara posisi di klasemen, juga di bawah Arema. Laskar Sappe Kerab, berada di peringkat ke-13. Tiga tingkat di bawah Arema.
Berbeda dengan tim-tim yang mengalahkan Arema di Stadion Kanjuruhan, saat bertemu Arema posisi mereka selalu berada di atas Singo Edan.
Dari 17 kali pertemuan dengan tim asal Pulau Madura ini, Arema juga lebih unggul. Tujuh kali menang, lima seri dan lima kali kalah.
Lebih khusus lagi, dari 17 kali pertemuan itu, 8 kali Arema menjadi tuan rumah. Hasilnya, empat kali menang, dua kali seri dan dua kali kalah.
Kekalahan di kandang, didapatkan Arema pada Liga 1 musim 2022/2023 dengan skor 0-2. Serta Liga 1 musim 2024/2025 kemarin, dengan skor 0-1.
Tetapi di laga pekan ke-15 nanti, Marcos Santos masih bisa sedikit bernafas lega. Empat pemainnya yang sempat absen saat Arema dijamu Malut United di pekan ke-14, sudah kembali bisa ditampilkan.
Dua pemain lokal, Bayu Setiawan dan Salim Akbar Tuharea, sudah bebas dari sanksi Komdis PSSI dan larangan tampil karena kantongi empat kartu kuning.
Ditambah dua pemain asal Brasil, Matheus Blade dan Betinho Filho. Yang juga bebas dari sanksi kartu merah dan larangan bermain untuk empat kartu kuning.
“Sekarang kami memiliki komposisi pemain yang lebih lengkap, untuk pertandingan selanjutnya lawan Madura United.”
“Ketika lawan Malut United kemarin, banyak pemain absen yang membuat saya kesulitan menentukan line up,” kata pelatih 46 tahun ini.
Kondisi tersebut ditambah semakin kuat, dengan kembalinya dua pemain muda dari tunas negara. Arkhan Fikri dan Brandon Scheunemann, yang tidak dibawa Timnas U-22 ke Thailand, juga siap untuk diturunkan.
Kalau pun masih ada yang belum bisa tampil, hanya menyisakan Julian Guevara, yang masih menyisakan masa hukuman dari Komdis PSSI. Pemain asal Kolombia itu, masih punya satu kali larangan bertanding, dari tiga kali larangan yang didapatkan.
Sayangnya, pemain yang tengah dalam peak performance, Ian Lucas Puleio Araya, justru terpaksa absen saat menjamu Madura United.
Pemain asal Argentina berusia 27 tahun itu, mendapatkan kartu kuning keempatnya saat Arema dijamu Malut United. Wasit Thoriq Alkatiri, menganjar Ian Puelio dengan kartu kuning di menit ke-23.
Meski di laga yang berlangsung pada Sabtu (29/11/2025) di Stadion Kie Raha, Ternate, pemain kelahiran Buenos Aires dengan tinggi 177 cm tersebut, mencetak gol di menit ke-47, untuk menghindarkan Arema dari kekalahan.
Di laga yang disaksikan 1.560 penonton di Stadion Gelora Kie Raha, Arema FC tertinggal terlebih dahulu di menit kedua, lewat tandukan kepala Tyronne Gustavo del Pino Ramos. (*/Ra Indrata)




