MALANG POST – Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang (FIP UM) melakukan kunjungan akademik resmi ke Fakultas Ilmu Pendidikan Institut Sains dan Kependidikan (ISDIK) Kie Raha Maluku Utara. Bertujuan mempererat kerja sama, saling tukar pengetahuan serta merencanakan inisiatif kolaboratif dalam bidang pendidikan tinggi.
Mengutip TeropongMalut.com, kegiatan tersebut berlangsung Senin 12 Desember 2025 di Ruang Seminar FIP ISDIK Kie Raha dan dihadiri oleh jajaran pimpinan fakultas, dosen, serta perwakilan mahasiswa dari dua institusi. Kunjungan ini tidak hanya bersifat seremonial. Melainkan didesain sebagai wadah dialog terbuka mengenai kebutuhan penguatan kualitas pendidikan, riset, dan pengembangan profesional dosen di kedua belah pihak.
Rangkaian acara dimulai dengan penyambutan resmi dari pimpinan ISDIK Kie Raha Maluku Utara. Hadir dari FIP UM adalah Prof. Dr. Maisyaroh, M.Pd.; Dr. Mustiningsih, M.Pd.; dan Drs. Eka Pramono Adi, M.Pd., yang membawa visi serta pengalaman akademik dalam bidang studi pendidikan.
Sementara itu, desde pihak ISDIK Kie Raha Maluku Utara, acara disambut hangat oleh Faisal Habsy, SE., M.Si (Wakil Rektor I), Asyhari A. Usman, S.Pd., M.Pd (Wakil Rektor II), serta Dr. Ermin, M.Pd (Dekan FIP ISDIK Kie Raha). Penyambutan ini menegaskan komitmen kedua institusi untuk membangun kemitraan strategis yang berkelanjutan.
Selama sesi paparan, delegasi FIP UM memaparkan secara rinci program-program pendidikan dan pengembangan akademik yang tersedia di UM, mencakup jenjang pendidikan mulai dari S1 (Sarjana), S2 (Magister), hingga S3 (Doktor).
Paparan tersebut meliputi:
- Deskripsi kurikulum dan standar kualitas pembelajaran yang diterapkan pada program-program studi di Fakultas Ilmu Pendidikan UM.
- Peluang pelatihan profesional bagi dosen, termasuk program pengembangan kompetensi, workshop pedagogik inovatif, dan penggunaan teknologi pembelajaran terkini.
- Upaya peningkatan kapasitas dosen melalui program pembinaan riset, pendampingan metodologi penelitian, serta fasilitas pendukung seperti laboratorium pendidikan dan pusat studi.
- Dukungan bagi mahasiswa, mulai dari program beasiswa, pendampingan karir, hingga program pengembangan kepemimpinan pelajar dan aktivitas kemahasiswaan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja.
Kegiatan paparan ini membuka ruang dialog konstruktif antara kedua pihak mengenai kebutuhan penguatan akademik di ISDIK Kie Raha Maluku Utara. Pada bagian diskusi, tim FIP UM mendengar secara seksama isu-isu yang diangkat oleh pimpinan ISDIK Kie Raha.
Termasuk tantangan infrastruktur pendidikan, dinamika kurikulum, serta peluang riset kolaboratif yang dapat memperkaya ekosistem akademik di wilayah Maluku Utara.
Wakil Rektor I ISDIK Kie Raha menekankan relevansi dan potensi besar kolaborasi dengan FIP UM sebagai bagian dari arah pengembangan institusi. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi institusinya untuk menguatkan mutu pendidikan, meningkatkan kapasitas dosen dan staf, serta memperluas akses penelitian yang berdampak pada peningkatan kualitas hasil belajar mahasiswa.
Dalam pandangannya, kunjungan ini dapat dijadikan pintu masuk untuk menumbuhkan kerja sama yang lebih mendalam pada bidang tridharma perguruan tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Beberapa gagasan awal yang muncul dari diskusi antara kedua institusi mencakup:
- Pertukaran dosen secara berkala untuk memperkaya wawasan pedagogik dan metodologi pengajaran, sekaligus memperluas pengalaman akademik bagi dosen dan mahasiswa di kedua kampus.
- Pendampingan pengembangan program studi di ISDIK Kie Raha, dengan pemanfaatan best practice kurikulum dan evaluasi pembelajaran berbasis hasil riset.
- Kerja sama penelitian yang fokus pada bidang pendidikan, inovasi pedagogik, dan evaluasi program studi, dengan potensi co-funding, publikasi bersama, serta pelaksanaan seminar nasional maupun internasional terkait pendidikan.
- Penguatan program pelatihan dan pembinaan kompetensi dosen serta staf pendidikan, termasuk penggunaan teknologi pembelajaran, desain pembelajaran berbasis proyek, serta peningkatan literasi riset bagi tenaga pendidik.
Pertemuan berlangsung dalam nuansa hangat dan kolaboratif, menunjukkan komitmen kuat kedua institusi untuk saling mendukung dalam penguatan kualitas pendidikan di Maluku Utara. Diskusi yang terbuka memungkinkan identifikasi kebutuhan konkret, seperti peningkatan fasilitas pendukung pembelajaran jarak jauh, akses ke databasa riset, serta dukungan manajemen untuk pelaksanaan program-program kolaboratif.
Kunjungan ini dipandang sebagai momentum penting dalam memperluas jaringan dan jejaring akademik ISDIK Kie Raha Maluku Utara, sekaligus memperkuat kolaborasi pendidikan antarperguruan tinggi tingkat nasional.
Kedua institusi berkomitmen untuk melanjutkan dialog secara rutin, menyusun MoU atau nota kesepahaman yang lebih rinci, serta menetapkan rencana aksi jangka pendek hingga menengah yang dapat diimplementasikan secara bertahap.
Diharapkan inisiatif ini akan memberikan dampak positif bagi kualitas proses pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di wilayah Maluku Utara, serta turut memperkaya budaya akademik nasional melalui kolaborasi lintas institusi. (*M Abd Rachman Rozzi-Januar Triwahyudi)




