MURAH: Kepala KPwBI Malang, Febrina, saat melakukan pembayaran bus Trans Jatim, menggunakan QRIS Tap. (Foto: KPwBI Malang for Malang Post)
MALANG POST – Inovasi terus dilakukan Bank Indonesia, dalam mendukung integrasi Ekonomi Keuangan Digital (EKD). Salah satunya dalam pengembangan fitur QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) yang berkelanjutan.
QRIS Tap merupakan pengembangan fitur QRIS terkini yang mengintegrasikan dua metode QRIS CPM (Consumer Presented Mode) dan NFC (Near Field Communication) Tap, sehingga konsumen cukup men-tap perangkat mobile pada NFC reader merchant.
Dengan integrasi ini, QRIS Tap memungkinkan untuk memperluas interoperabilitas, mempercepat proses pembayaran, efisiensi biaya dan penguatan kemandirian industri pembayaran nasional.
Untuk mengenalkan fitur terbaru QRIS kepada warga Malang Raya, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang, menggelar QRIS Tap Festival (QTF) 2025. Berlangsung pada Jumat-Minggu (28-30/11/2025) di area wisata Kayutangan Heritage-Kota Malang. Termasuk juga pada moda transportasi Bus Trans Jatim koridor Malang Raya.
“QTF 2025, merupakan kampanye QRIS yang bertujuan mengenalkan fitur terbaru QRIS, yaitu QRIS Tap kepada masyarakat Malang Raya,” kata Kepala KPwBI Malang, Febrina, seusai membuka QTF 2025, kemarin.
Tujuan utama inovasi terbaru dalam sistem pembayaran Indonesia, yang menggabungkan standar QRIS dengan teknologi NFC (Near Field Communication), sebutnya, adalah menghadirkan metode pembayaran contactless yang lebih cepat, efisien, interoperabel dan sesuai preferensi masyarakat.
“QRIS TAP adalah bentuk evolusi QRIS, yang memungkinkan pembayaran cukup dengan tap ponsel (NFC) tanpa perlu scan QR,” jelasnya.
Dua kegiatan utama pada rangkaian QTF 2025, dimulai dari Kayutangan Heritage.

DERETAN: Selama QRIS Tap Festival, naik bus Trans Jatim hanya cukup bayar Rp1 dengan menggunakan QRIS Tap. (Foto: KPwBI Malang for Malang Post)
Kegiatan yang bersinergi dan kolaborasi bersama PT Bank Rakyat Indonesia, Tbk., PT Bank Negara Indonesia, Tbk., dan PT Bank Mandiri, Tbk., diselenggarakan pada Jumat (28/11/2025) kemarin, pukul 14.00-20.00 WIB. Bertempat di Kawasan Wisata Kayutangan Heritage, yang akan berlangsung hingga Minggu (30/11/2025) pukul 10.00-20.00 WIB.
“Kegiatan tersebut merupakan kegiatan QRIS Tap Experience di loket tiket masuk dan UMKM yang bersedia bersinergi.”
“Hanya dengan tap QRIS senilai Rp1,- bisa mendapatkan tiket masuk dan mendapatkan voucher potongan harga senilai Rp25 ribu serta kupon undian berhadiah,” jelas Febrina.
Sedangkan untuk Tap QRIS n Go yang bersinergi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta PT BPD Jatim Tbk., dan PT Bank Central Asia, Tbk., dalam bentuk QRIS Tap Experience pada moda transportasi Bus Trans Jatim koridor Malang Raya, pada Jumat-Minggu (28-30/11/1025), November 2025, dengan waktu sesuai jam operasional bus Trans Jatim.
“Acara merupakan kegiatan QRIS Tap Experience di bus Trans Jatim koridor Malang Raya. Melalui tap QRIS senilai Rp1,- bisa menikmati layanan bus Trans Jatim ke wilayah Malang Raya,” sebutnya.
QTF 2025, ditutup dengan pengundian doorprize dan edukasi kebijakan sistem pembayaran non tunai Bank Indonesia, kepada warga Kayutangan dan sekitarnya.
Menunjuk Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030, Bank Indonesia akan mendukung integrasi EKD (Ekonomi Keuangan Digital), dalam struktur yang konsolidatif dan berdaya tahan. Sehingga menjamin fungsi bank sentral, dalam proses pengedaran uang, kebijakan moneter dan Stabilitas Sistem Keuangan.
Tujuan tersebut akan dicapai melalui lima inisiatif (4i & RD) BSPI (Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia) 2030, yaitu pembangunan infrstruktur sistem pembayaran yang berkelanjutan, penataan struktur industri sistem pembayaran melalui TIKMI (Tata Kelola Industri Kegiatan Manajemen Infrastruktur), akselerasi pengembangan teknologi dan peningkatan layanan pembayaran melalui inovasi berkelanjutan, perluasan peran Indonesia dalam sistem pembayaran internasional, dan pengembangan rupiah digital sebagai bentuk Central Bank Digital Currency(CBDC). (*/Ra Indrata)




