PAM : Wali Kota Malang saat menyerahkan bonus atlet Porprov IX Jatim, beberapa waktu lalu. Sayangnya ada anggota Satpol PP yang mengaku belum mendapat hak mereka yang sudah menjaga keamanan Porprov. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Puluhan anggota Satpol PP Kota Malang, yang terlibat dalam pengamanan (Pam) giat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jatim, mempertanyakan hak mereka yang hingga kini belum didapatkan.
Padahal informasi yang didapat anggota Satpol PP, baik yang PNS maupun non PNS, untuk pengamanan mendapatkan honor Rp100 ribu perhari.
“Tapi hingga saat ini, kok kami belum menerima. Sementara informasi yang kami dapat, pencairan dari Dinas terkait yang menangani Porprov, sudah terselesaikan semuanya,” ungkap NN, yang dibenarkan anggota Satpol lainnya, kepada Malang Post, Rabu (5/11/2025).
Tidak itu saja, pihaknya juga mendapat informasi, pembagian dana pengamanan itu, terbagi tidak merata kepada personil yang jaga. Meski pasukan yang dilibatkan, semua mendapat surat perintah tugas (Sprint). Penempatannya dibagi di semua venue cabang olahraga.
“Kami ini dapat sprint dan tugas penempatan, tapi uangnya diserahkan tidak keseluruhan personil yang jaga. Kesannya hanya dipilihi dan tidak merata.”
“Sama-sama jaga, tapi kok hanya si A dan si B saja yang dapat. Lainnya sampai saat ini belum dapat jatah,” tambah dia.
NN lantas menjelaskan, saat Porprov IX, Satpol PP Kota Malang mengerahkan puluhan personil. Terbagi dalam Tim A, B, C, Tim Beruang dan Tim reklame.
Untuk Tim ABC, hanya beberapa orang yang haknya sudah dicairkan. Sedangkan untuk Tim Beruang dan Tim Reklame, semuanya sudah cair.
Disinggung apakah sudah mempertanyakan kondisi tersebut ke Bendahara atau bahkan langsung ke Kepala Satpol PP, mereka secara kompak mengaku tidak berani. Alasannya, jika mengadu ke pimpinan, takut nantinya akan ditugaskan ke luar jauh.
“Kami speak up ini bukan masalah apa, hanya ingin mendapatkan hak-hak kami, yang sudah melaksanakan tugas sesuai Sprint.”
“Kalau memang sudah dicairkan oleh OPD terkait, kenapa tidak langsung dibagikan kepada semua yang bertugas,” tegas NN.
Terpisah, Kasatpol PP Kota Malang, Heru Mulyono, ketika dikonfirmasi, menyangkal tegas keluhan anggotanya. Dana anggaran Pam Porprov IX Jatim, sudah dicairkan Disporapar dan sudah dibagikan untuk seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan.
“Kami tidak mengurangi sepersen pun dari honor Rp100 ribu/hari, dipotong pajak.”
“Semua sudah kami serahkan kepada seluruh personil yang bertugas.”
“Kami akan cari yang mengaku belum dapat. Karena kami perlu klarifikasi kepada mereka,” jelas Heru.
Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi, juga mengaku sudah mencairkan dana pengamanan, sesuai kewajibannya kepada Satpol PP.
“Setelah semua berkas pertanggungjawaban (SPJ) lengkap, langsung kami bayarkan melalui transfer Bank Jatim.”
“Jadi kami sudah tidak ada tanggungan lagi. Monggo dikonfirmasi ke pihak Satpol PP,” tutur Baihaqi. (Iwan Irawan/Ra Indrata).




