SE JAWA TIMUR: Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce, usai mengukuhkan Duta Kambibmas Jawa Timur di Surabaya, Selasa (30/9/2025) malam. (Foto: Humas Resta)
MALANG POST – Sebagai upaya menanamkan kesadaran hukum sejak dini dan cegah kenakalan remaja, Polresta Malang Kota (Makota) kirim enam siswa-siswi terbaik tingkat SMA. Mengikuti seleksi Pelajar Duta Kamtibmas Jawa Timur 2025.
Dari hasil seleksi, para juara langsung dikukuhkan sebagai Duta Kamtibmas Jawa Timur oleh Waka Polda Jatim, Brigjen Pol Pasma Royce dan Kepala Bangkesbangpol Jatim, di Hotel Mercure Surabaya, Selasa (30/9/2025) malam.
Ajang bergengsi ini diikuti oleh 39 Polres se-Jatim dengan total 234 peserta. Masing-masing Polres Jajaran Polda Jatim, mengirimkan enam wakil terbaiknya.
Saat menerima kedatangan para Pelajar Duta Kamtibmas setelah mengikuti pengukuhan, Kapolresta Makota, Kombes Pol Nanang Haryono menjelaskan, tujuan dari pengiriman enam pelajar tersebut, untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi role model di sekolah.
“Duta Kamtibmas dari pelajar ini, kami harapkan bisa menjadi jembatan antara kepolisian dengan generasi muda.”
“Mereka adalah agen perubahan yang ikut menjaga keamanan sekolah, lingkungan dan masyarakat secara preventif serta persuasif,” ungkapnya.
Enam siswa yang mewakili Polresta Malang Kota adalah: Angeline Nathalie Clarabelle (SMAN 5 Malang), Maheswara Al Barra Gusti Firdaus (SMAN 3 Malang), Kahfa Ashfahani (SMKN 4 Malang), Winton Adi Nugroho (SMKN 6 Malang), Maulidya Nimanta Azahra (MAN 2 Malang) dan Adam Rasheesa Rachmanzah (MAN 2 Malang).

TERBAIK: Kapolresta dan Waka Polresta Makota, saat menerima kedatangan para Pelajar Duta Kamtibmas di Mapolresta Makota, usai mereka mengikuti pemilihan di Surabaya. (Foto: Humas Resta)
Selanjutnya, para duta kamtibmas dari Kota Malang bergabung dengan perwakilan pelajar lain se-Jatim, untuk memperkuat jejaring duta kamtibmas di tingkat provinsi.
Setelah melalui penyaringan ketat di tingkat lokal, keenamnya dinilai layak untuk melangkah ke tingkat provinsi.
Proses penilaian di tingkat Jawa Timur, dilakukan melalui tes tertulis dan wawancara oleh tim penilai dari Polda Jatim.
Para peserta diuji dengan sejumlah soal seputar hukum, keamanan, ketertiban serta kemampuan public speaking.
Dari hasil seleksi, Maheswara Al Barra Gusti Firdaus berhasil meraih juara II (kategori Putra).
Kasat Binmas Polresta Malang Kota, Kompol Lilik Isti Setyaningsih, yang mendampingi keenam siswa dalam seleksi menjelaskan, pembekalan telah dilakukan jauh-jauh hari.
“Sebelum mengikuti seleksi tingkat provinsi, kami melakukan proses penyaringan dan pelatihan ketat.”
“Mereka kami bekali dengan wawasan kamtibmas, kepemimpinan dan komunikasi agar siap bersaing dengan perwakilan dari seluruh daerah di Jawa Timur,” ujarnya.
Keenam perwakilan Polresta Makota tersebut, resmi dikukuhkan bersama 234 pelajar lainnya dari seluruh Provinsi Jawa Timur.
Pengukuhan ini digelar di Surabaya, Selasa (30/9/2025) malam, dengan tema: “Pelajar Berdaya, Kamtibmas Terjaga”.
Para pelajar itu diberi pembekalan berbagai materi. Mulai dari pencegahan tindak pidana anak, bahaya narkoba, etika berlalu lintas, bijak bermedia sosial, hingga wawasan kebangsaan dan pendidikan karakter Pancasila.
Sebanyak 234 pelajar dari perwakilan Polres/ta/tabes di wilayah jajara Polda Jawa Timur ikut serta dalam kegiatan ini.
Wakapolda Jatim Brigjen. Pol. Pasma Royce, yang membacakan amanat Kapolda Jatim, Irjen Pol Nanang Avianto berharap, Pelajar Duta Kamtibmas mampu menciptakan suasana aman, nyaman, dan damai.
“Jadilah teladan, jauhi narkoba, bijak di media sosial, dan jadilah pemuda tangguh yang menjunjung tinggi nilai luhur,” tegas Brigjen Pol Pasma.
Sementara itu Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Lafri Prasetyono menambahkan, program ini lahir sebagai langkah pencegahan pasca maraknya aksi unjuk rasa pelajar yang berujung anarkis.
“Jawa Timur menjadi provinsi pertama yang melaksanakan pengukuhan Pelajar Duta Kamtibmas dengan harapan mereka bisa menjadi agen perubahan dan penghubung antara Polri dan pelajar di sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak ,BNNP Jatim, Kemenag, Bakesbangpol, Kadiknas, hingga Komnas Perlindungan Anak.
Kehadiran lintas lembaga ini menegaskan pentingnya kolaborasi dalam menjaga ketertiban dan keamanan di kalangan pelajar.
Dengan dikukuhkannya 234 Pelajar Duta Kamtibmas, Polda Jatim menegaskan komitmennya bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. (*/Ra Indrata)




