
Penyerahan santunan untuk warga Sukun oleh BPJS Naker. (Foto: Istimewa)
MALANG POST – Masyarakat Kecamatan Sukun, Kota Malang, antusias mengikuti STMJ ++ (Senam Tahes Mbois Jumat Plus Plus). Kegiatan ini digelar di halaman Kantor Kelurahan Bakalankrajan, Jumat (29/8/2025).
Pesertanya luar biasa. Sekitar 300 orang. “Pesertanya sesuai target. Hampir semua yang diundang hadir. Bu Camat, Bu Kapolsek, Danramil serta Kepala BPJS Ketenagakerjaan Malang, juga antusias mengikuti senam,” kata Pambudi Catur Wicaksono, Lurah Bakalankrajan kepada Malang Post.
Kegiatan STMJ++ dimulai pukul 07.00 WIB dan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ida Ayu Made Wahyuni. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong. Ida Ayu sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dia berharap STMJ++ ini bisanya makin melibatkan banyak warga.
Sehabis senam, para peserta dan Forkopimcam menyerbu stand-stand UMKM. Kebetulan dalam kegiatan ini ada 20 stand. Semuanya UMKM dari Kelurahan Bakalan Krajan.
Antara stan satu dengan lainnya, produk yang dijual berbeda. Ada aneka kue, makanan, minuman, telur asin, jamu kering dan lain-lain. “Semua stand barang dagangannya ludes terjual,” jelas Pambudi.

Masyarakat dan Forkopimcam Sukun antusias ikuti Senam Tahes Mbois Jumat (STMJ) plus-plus di Kantor Kelurahan Bakalankrajan. (Foto: Istimewa)
Ini menunjukkan bahwa dari event ini, UMKM juga menggeliat. Selain dua kegiatan itu, STMJ++ juga ada penandatangan kerjasama dengan Perumda Tugu Tirta, berupa bantuan anjungan air siap minum. Untuk anjungan air ini, Pambudi belum tahu ada berapa titik yang akan dipasang di Kecamatan Sukun.
Juga ada penyerahan santunan dari BPJS Tenagakerjaan kepada ahli waris yang tinggal di Sukun, layanan adiministrasi kependudukan dari Dispendukcapil , dan layanan dari Bapenda. “Selain senam untuk menyehatkan raga, juga ada hiburan musik untuk sehatkan jiwa, terutama bagi para lansia,” ungkap Pambudi.
Untuk STMJ++ selanjutnya dimana, Pambudi mengatakan, menunggu instruksi lanjutan dari Camat Sukun, Dian Kuntari.
Seperti diketahui, Kecamatan Sukun, Kota Malang, kembali menghadirkan inovasi dalam meningkatkan kesehatan, kebersamaan, sekaligus perekonomian warga melalui program STMJ ++.

UMKM Bakalankrajan menggeliat dengan adanya STMJ plus-plus. (Foto: Istimewa)
Program ini merupakan modifikasi dari kegiatan STMJ (Senam Tangguh Mbois Jumat) yang sebelumnya dilaksanakan secara rutin oleh Walikota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, di halaman Balaikota setiap hari Jumat.
Di Kecamatan Sukun, program STMJ ++ hadir dengan nuansa berbeda. Tidak hanya menekankan pada olahraga bersama, kegiatan ini dilaksanakan sebulan sekali dengan lokasi bergiliran di setiap kelurahan yang ada di Kecamatan Sukun.
Dengan demikian, suasana kebersamaan lebih terasa karena melibatkan langsung warga di lingkungannya masing-masing.
Camat Sukun, Dr, Dian Kuntari, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa STMJ ++ merupakan wadah yang menyatukan tiga aspek penting dalam kehidupan masyarakat, yaitu sehat, guyub, dan produktif.
“Lewat STMJ ++, kita ingin menghadirkan kegiatan yang menyehatkan jasmani, mempererat persaudaraan antarwarga, sekaligus mendorong UMKM agar semakin maju. Kolaborasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga menjadikan kegiatan ini lebih komprehensif, karena menggabungkan aspek kesehatan, ekonomi, dan keamanan,” jelasnya.(Eka Nurcahyo)