
LOKAL: Dedik Setiawan dan Jayus Hariono terihat serius dalam berlatih. Arema FC pada Sabtu minggu depan, dijadwalkan berujicoba melawan Persija di Jakarta. (Foto: Arema Official)
MALANG POST – Skuadra Singo Edan tampaknya harus segera move on dari kegagalan mereka di Piala Presiden edisi 2025. BRI Super League yang bakal bergulir 11 Agustus 2025 mendatang, harus segera dipersiapkan.
Bahkan terbaru, pelatih Arema FC, Marcos Santos, harus mulai mempersiapkan timnya, untuk memenuhi undangan Persija Jakarta.
Pada Sabtu (26/7/2025) mendatang, Macan Kemayoran dijadwalkan menggelar launching tim di Jakarta International Stadium (JIS).
Arema FC dikabarkan menjadi tamu dalam launching tersebut. Untuk bersama-sama berlatih tanding dengan Persija. Sebagai persiapan mereka turun di BRI Super League musim 2025/2026.
Padahal sebelumnya, kabar uji coba antara Persija versus Arema FC yang rencananya diagendakan pada 19 atau 20 Juli kemarin, sempat dibatalkan.
Tetapi perkembangan terbaru, manajemen Persija sudah mengirimkan undangan resmi. Mereka meminta Arema FC hadir di JIS, untuk berujicoba dengan Macan Kemayoran.
Dikonfirmasi terkait undangan tersebut, General Manager Arema, Yusrinal Fitriandi mengaku telah menerima undangan secara resmi dari Persija.
Pria yang akrab disapa Inal itu, langsung menegaskan kesiapan timnya untuk memenuhi undangan tersebut.
“Persija menundang kita untuk uji coba di JIS. Mereka sudah bersurat secara resmi dan kami sudah membalasnya. Kemarin sempat batal, sempat gak jadi,” kata Inal seperti dikutip dari Wearemania.
Apalagi dengan adanya uji coba tersebut, tim pelatih Arema menilai sangat bagus untuk persiapan Arema turun di Super League, setelah secara resmi jadwal kompetisi kasta tertinggi di tanah air itu dilansir PSSI.
Dalam jadwal tersebut, Arema FC akan memulai kompetisi Super League pada 11 Agustus 2025. Dengan menjamu PSBS Biak di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Tim pelatih juga menilai, laga uji coba sebelum kompetisi sesungguhnya, akan saling menguntungkan untuk kedua tim.
“Kami tidak tahu dalam rangka launching team atau apa. Persija tidak menyebutkan dalam suratnya. Hanya ingin uji coba saja.”
“Kami menerima. Tidak apa-apa. Mereka butuh, kita juga butuh buat tim kita,” tegas Inal.
Terpisah, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca, menyebut jika peluncuran tim Persija yang akan turun di BRI Super League, akan digelar di JIS.
“Launching tim seharusnya tanggal 26 (Juli),” ujar Prapanca ketika ditemui awak media di Jakarta.
Prapanca mengaku, konsep peluncuran tim untuk Liga 1 2025/26 tengah digodok. Selain tim, Persija juga akan meluncurkan jersey baru dan menggelar laga persahabatan.
“Untuk pertandingan persahabatan, sedang kami susun. Tentu sekalian ada launching jersey baru juga,” kata Prapanca.
Pihaknya memastikan, peluncuran akan digelar di Jakarta International Stadium (JIS), sama seperti musim lalu. Namun, dia menjamin konsep musim ini akan lebih semarak.
“Sekarang kami akan launching lagi di JIS dan tentunya dengan ada laga persahabatan. Semoga lebih semarak,” kata Prapanca.
Berembus kabar, Arema FC jadi tim yang akan bermain di laga persahabatan lawan Persija, dalam launching tim di JIS.
“Arema juga sudah menyampaikan harapannya untuk bisa friendly match. Tapi balik lagi, ini kan sesuai kebutuhan pelatih. Karena program pelatih untuk mengadakan friendly match itu harus bersamaan dengan proses launching,” ujar Prapanca. (*/Ra Indrata)