
MALANG POST – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang berkolaborasi dengan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kota Probolinggo menggelar Training of Trainers (ToT) kepada 250 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Probolinggo.
Bertempat di Puri Manggala Bakti Kota Probolinggo, kemarin, kegiatan ini diselenggarakan dengan mengusung tema “Save Smart, Live Better”. Tema ini selaras dengan program tematik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2025 yakni Akselerasi Pemanfaatan Produk/Layanan Pasar Modal.
ASN dipilih sebagai target kegiatan edukasi karena bekal literasi pasar modal dapat mendorong kebiasaan investasi yang sehat dan mengurangi paparan terhadap risiko investasi ilegal.
“Saat ini banyak sekali modus aktivitas keuangan ilegal yang beredar, terutama terkait dengan investasi. Daripada gaji yang Bapak/Ibu terima hilang karena investasi bodong, lebih baik diinvestasikan di instrumen investasi yang legal dan diawasi oleh lembaga yang berwenang,” ucap Kepala OJK Malang, Farid Faletehan.
Farid juga mengapresiasi tingkat pertumbuhan penyaluran kredit Kota Probolinggo yang impresif, yaitu mencapai 41,22 persen yoy per April 2025. “Pertumbuhan kredit yang positif menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi. Kami harapkan masyarakat Kota Probolinggo benar-benar merasakannya dan dapat memanfaatkan pertumbuhan positif ini dengan baik,” ujar Farid.

Kantor OJK Malang berkolaborasi dengan TPAKD Kota Probolinggo gelar TOT kepada 250 Aparatur Sipil Negara (ASN). (Foto: Istimewa)
Acara ini merupakan bagian dari Bulan Literasi Keuangan 2025 dan turut dihadiri oleh Wali Kota Probolinggo Aminuddin, Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Slamet Swantoro, serta Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Wawan Soegyantono.
“Bapak/Ibu perlu berhati-hati dalam memilih produk investasi karena semakin tinggi jabatan maka dorongan untuk bergabung dalam investasi bodong semakin besar,” kata Aminuddin.
Aminuddin menutup sambutannya dengan berpesan agar para ASN yang hadir dapat menjadi agen literasi keuangan dengan memberikan penjelasan kepada semua perangkat di bawahnya agar tidak terjebak investasi ilegal.
Peserta edukasi menerima materi perencanaan keuangan khususnya dalam persiapan masa pensiun dari Certified Financial Planner, edukasi keuangan dari OJK, dan pengenalan produk investasi pasar modal dari Mirae Asset Sekuritas sebagai perwakilan dari PUJK.
Kegiatan ToT ini diharapkan meningkatkan pemahaman ASN Kota Probolinggo dalam mengelola keuangan dan berinvestasi secara cerdas terutama di instrument pasar modal, sehingga mereka tidak hanya optimal dalam menjadi abdi negara yang melayani masyarakat, tetapi juga mampu menjaga stabilitas keuangan pribadi dan keluarga.(Eka Nurcahyo)