
SELEBRASI: Charles Lokoli Ngoy, berhasil mencetak dua dari tiga gol kemenangan Arema FC atas RANS Nusantara. Saat kedua tim bertemu di pekan ke-25, Kamis (22/2/2024) malam. (Foto: Arema Official)
Malang Post – Awal yang bagus. Misi berhasil dengan baik. Karena formasi cerdik. Menjadikan Widodo Cahyono Putro, pelatih baru Arema FC, bisa tersenyum lebar.
Ya. Pekan ke-25 Liga 1 musim 2023/2024. Di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (22/2/2024) malam. Arema FC berhasil menang 3-2 (2-0). Atas tim tuan rumah, RANS Nusantara FC.
Tambahan tiga poin itu, memang belum mampu mengeluarkan Singo Edan dari zona degradasi. Tetapi minimal mempersempit jarak dengan tim peringkat ke-15, Persita Tangerang.
Gab-nya tinggal dua poin. Meski Persita Tangerang, masih unggul satu laga. Baru akan bertanding Jumat (23/2/2024) sore dijamu Persebaya Surabaya.
Terlepas dari tiga kartu merah yang dikeluarkan wasit Ginanjar Rahman Latief, Arema FC memang pantas untuk mendapatkan kemenangan.
Tiga kartu merah itu, diberikan kepada Francisco Pereira Carneiro, setelah mendapatkan dua kartu kuning. Menit ke-41 dan 69.
Pemain RANS Nusantara FC kedua yang mendapatkan kartu merah, adalah kiper Hilmansyah. Lantaran takling kerasnya di luar kotak penalti, kepada Samuel Balinsa. Saat laga berjalan di menit 74. Sejak saat itu, tim asuhan Eduardo Almeida, harus bermain dengan sembilan pemain.
Satu kartu merah lainnya, diberikan kepada Flabiola Soares. Padahal, pemain bernomor punggung 21 ini, baru saja masuk di menit ke-84. Menggantikan Dendi Santoso.
Hanya satu menit di lapangan, tepatnya menit ke-85, Flabiola Soares sudah kena kartu kuning. Dan tiga menit kemudian, ketambahan kartu kuning lagi, yang otomatis kartu merah keluar.
Praktis, hanya empat menit pemain berusia 25 tahun ini, berada di lapangan. Arema FC sendiri sejak menit ke-85, bermain dengan 10 pemain.
Di tangan Widodo C Putra, Arema FC meski bertindak sebagai tim tamu, tetapi berani bermain dengan formasi yang berbeda. Dibandingkan dengan Arema FC saat dibesut oleh Jose Fernando Martins Valente.
Laga perdananya setelah kembali ke Liga 1, mantan pelatih Deltras Sidoarjo ini, mengubah formasi di lini depan.
Charles Lokoli Ngoy, yang biasanya bermain di pinggir. Sebagai penyerang sayap. Justru diposisikan menjadi ujung tombak. Dedik Setiawan dan M. Rafli yang justru mengawal dari dua sayap.
Ternyata keputusan itu dibayar tuntas oleh pemain berpaspor Australia ini. Dua gol berhasil diciptakannya. Yakni di menit ke-17 dan 22. Dedik yang berperan besar dari dua gol tersebut.
Sedang satu gol kemenangan Arema FC lainnya, dicetak oleh Gilbert Alvarez Vargas. Menit ke-86. Dan lagi-lagi berkat assist Dedik Setiawan.
Perubahan formasi juga ada di lini belakang. Bagas Adi Nugroho, yang selama ini banyak duduk di bangku cadangan, dikembalikan di posisinya sebagai bek tengah.
Yang menarik, duet di sektor pertahanan itu, justru diisi oleh Sneyder Julian Guevara Munoz. Padahal pemain Kolombia itu, sebenarnya seorang gelandang.
Namun terbukti cukup kokoh di lini belakang Arema FC. Dengan hadirnya dua pemain tersebut.
Kalau pun ada dua gol yang tercipta ke gawang Julian Schwarzer, relatif bukan karena kesalahan barisan belakang.
Gol pertama RANS Nusantara FC, dicetak Mitsuru Maruoka. Lewat sebuah tendangan bebas dari sektor kanan pertahanan Arema FC.
Di menit ke-58 itu, Mitsuru yang menjadi algojo tendangan bebas, langsung mengarahkan bola lambung ke pojok kiri gawang Arema FC.
Lagi-lagi kelemahan kiper Filipina, Julian Schwarzer, kembali tereksploitasi. Yakni tidak mampu menghadang bola lambung. Karena tak bisa dijangkau.
Maruoka juga yang mencetak gol kedua bagi RANS Nusantara FC. Kali ini lewat tendangan penalti di menit ke-89. Setelah Flabiola Soares menarik kostum Rafael Meneses di dalam kotak penalti.
Julian Schwarzer sudah bisa membaca arah bola, hasil tendangan keras Maruoka. Tetapi jangkauan tangannya tidak cukup untuk menghalau bola, yang bersarang ke pojok gawang sisi kanan.
Untungnya, hingga laga berakhir, Arema FC masih bisa mempertahankan keunggulan 3-2. Yang sekaligus balas dendam pada pertemuan pertama. Ketika Arema FC dikalahkan RANS Nusantara 0-1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali. (Ra Indrata)