Connect with us

Hi, what are you looking for?

News

Gandeng Universiti Tun Hussein Onn

Universitas Widya Gama Malang Siap go Internasional

Menuju perguruan tinggi terakreditasi internasional merupakan salah satu tujuan yang digadang-gadang semua perguruan tinggi (PT). Tak terkecuali perguruan tinggi swasta (PTS). Universitas Widyagama Malang salah satunya yang lagi bersiap. Mulai kurikulum hingga dosen serta program kemitraan mulai diperhitungkan.

Dr. Ir. Fachrudin, MT, Wakil Rektor 1 Universitas Widyagama menyatakan bahwa jajarannya telah melakukan lokakarya dan persiapan kurikulum baru. Terutama bagi Fakultas Teknik yang memiliki 6 program studi (prodi). Yaitu, Teknik Mesin, Sipil, Elektro, Industri, Teknik Informatika, dan D3 Vokasi Otomotif.

Baca Juga ----------------------------

“Akan ada peningkatan kualitas dengan adanya kelas double degree,” jelas Fachrudin.

Dr. Ir. Fachrudin, MT, Wakil Rektor 1 Universitas Widyagama Malang

Tak hanya itu, kegiatan kerjasama pun telah dijalin dengan beberapa universitas yang ada di luar negeri. Riset juga metode pembelajaran di lapangan sudah dipersiapkan bersama. Salah satunya Universiti Tun Hussein Onn Malaysia.

“Kegiatan internasional telah kami laksanakan. Kami sudah mempersiapkan Fakultas Teknik untuk diajukan akreditasinya. Fakultas Teknik telah melakukan dengan Universiti Tun Hussein Onn Malaysia dalam program pertukaran pelajar dan kegiatan riset,” jelas pria berkacamata itu.

Disisi lain, Fakultas Ekonomi mulai mempersiapkan diri dengan mengadakan kerja sama dengan universitas yang ada di Thailand. Program pasca-sarjana juga berbenah dalam kurikulumnya agar memenuhi standar internasional. Tenaga pengajar menjadi salah satu konsen dalam pembenahan mutu.

“Untuk saat ini memang belum ada guru besar. Tetapi kami memiliki 4 orang dari asosiasi profesor. Itupun masih dipersiapkan untuk melaju dalam akreditasi internasional,” jelasnya.

Hal yang memang perlu dilakukan oleh PTS memang perbaikan kualitas dosen. Seperti dosen teknik, semuanya sudah bergelar doktor sebagai persyaratan akreditasi internasional.

“Akreditasi dikeluarkan oleh lembaga akreditasi internasional OBE (Outcome Based Education). Karena itu, perlu dilakukan perbaikan mutu dari internal,” tuturnya.(Nyk -Ekn)

Click to comment

Leave a Reply

Baca Juga

News

Malang Post – Kepedulian sosial saat ini benar-benar diuji. Tak perlu jauh. Perhatian terhadap orang didekat kita. Mereka yang terpapar Covid. Pasti butuh support. Seperti...

headline

Malang Post – Program yang digencarkan Walikota Malang Drs H Sutiaji tentang lima strategi penanganan Covid mulai membuahkan hasil. Diantaranya Malpro (Malang beli produk lokal),...

Malang Raya

Malang Post – Setelah 37 tahun menjadi anggota polwan, Iptu Ni Made Seruni Marhaeni mengakhiri masa tugasnya di Polresta Malang Kota, pada usia 58 tahun....

Malang Raya

Malang Post – Ada yang menarik setelah rapat evaluasi Pemkot Malang dan Forpimcam Lowokwaru dan Blimbing. Walikota Malang Sutiaji dan peserta rakor mempraktekkan cara menggunakan...

Malang Raya

Malang Post –  Jumlah kasus Covid masih tinggi. Pemkot Malang pun menggelar rapat koordinasi dan evaluasi bersama Forum Koordinator Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam). Kali ini Kecamatan...

Malang Raya

Malang Post – Warga Kabupaten Malang menyambut antusias gelaran Vaksinasi Gotong Royong. Giat ini diselenggarakan IKA (Ikatan Keluarga Alumni) dan Keluarga Besar UB (Universitas Brawijaya),...

Pendidikan

Malang Post – Program akselerasi vaksinasi terus dilakukan pemerintah. Mulai dari tingkat pusat maupun di daerah. Tak ketinggalan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Ikut andil melakukan...

headline

Malang Post – Kementerian Agama Republik Indonesia menetapkan pemimpin baru beberapa institusi pendidikan di bawah naungannya. Salah satunya Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang...