Jelajah Wisata “Afrika” Taman Nasional Baluran


Momen Hari Raya Idul Fitri banyak dimanfaatkan orang untuk berkumpul bersama keluarga dan kerabat. Selain untuk menjalin tali silaturahmi, kesempatan itu juga digunakan untuk berlibur bersama keluarga. Seperti yang dilakukan Aditya Catur Ginanjar bersama keluarga dan kedua sahabatnya, Achmad Muzakky dan Sella Rakhmadona yang warga Malang.
 Belum lama ini, ia menghabiskan waktu untuk berlibur ke Taman Nasional Baluran yang terletak di perbatasan Banyuwangi dan Situbondo selama kurang lebih dua hari satu malam. Selain ke Taman Nasional Baluran, mereka juga menyempatkan diri mampir ke Banyuwangi demi mencoba sajian kuliner khas Bumi Blambangan itu.

Menikmati Kuliner Khas Bumi Blambangan


Setelah puas menjelajah Taman Nasional Baluran selama seharian penuh, Anjar dan kawan-kawan kembali ke Banyuwangi. Disana, mereka mencoba beberapa sajian kuliner khas Banyuwangi, yakni rujak soto dan nasi tempong.
Untuk satu porsi rujak soto dibanderol Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per porsinya. Ada yang unik dalam sajian tersebut, bisa disajikan dengan soto daging, babat, ayam hingga ceker ayam. “Isinya seperti isian rujak, yakni sayuran, lontong, tempe, tahu dan bumbu rujak. Kemudian disiram dengan kuah soto lengkap dengan dagingnya,” terang Anjar.

Berita Terkait