Pesona Kecantikan Coban Putri

 
COBAN Putri menjadi salah satu destinasi wisata hits di Malang. Tempat ini tak hanya menawarkan keindahan air terjunnya saja, tapi juga sejumlah spot menarik untuk selfie. Ada tangan dewa dengan background pegunungan dan hamparan bukit nan hijau, dan tentunya air terjun yang laksana belahan rambut seorang putri.  
Letak geografis Kota Batu yang rata-rata di atas 1000 Mdpl memyimpan banyak potensi alam yang mampu dimaksimalkan dengan baik. Mulai dari Coban Rais, Coban Talun, Cangar hingga wisata buatan milik Jatim Park Group yang banyak menyerap ribuan tenaga kerja dan menggeliatkan perekonomian warganya.
Coban Putri merupakan wisata alam yang baru saja dipoles dan menarik banyak wisatawan domestik hingga manca negara. Ya, wana wisata alam Coban Putri yang ada di Dusun Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu. Tidak saja keindahan alamnya yang masih sangat alami, Coban Putri sangat cocok wisatawan yang ingin melepas penat di hari libur.
Coban Putri memiliki pesonanya yang tak kalah menariknya dengan air terjun di Kota Batu, bahkan di Malang Raya. Air jernih dan kebiruan mengalir sepanjang sungai dan melintasi riam serta menciptakan air terjun bertingkat-tingkat. Pasalnya tingginya air terjun bervariasi, mulai dari 60 meter, 20 meter hingga ukuran setinggi lutut setelah dilakukan sentuhan oleh masyarakatnya.
Meski  hampir satu tahun diresmikan dan dikelola oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Wonoasri, Coban Putri terus bersolek. Wisata alam ini terus berbenah dan menambah wana wisatanya. Mulai dari spot  selfie yang menantang adrenalin, warung semi permanen yang menyediakan kuliner, hingga salah satunya yang terbaru dan menantang untuk dicoba adalah rute Off Road dengan menyusuri sungai dari aliran air terjun dan tanjakan tajamnya.
Meski tidak setinggi Coban Rondo yang telah diketahui masyakat pada umumnya, malah menjadi kelebihan. Wisatawan bisa menikmati secara langsung derasnya air yang turun dibawahnya sembari berswafoto. Tak hanya itu, dengan sentuhan pengelola yang tetap menjaga kealamiannya, wisatawan bisa menikmati bendungan sederhana di alirannya untuk membentuk arus yang bertingkat.
Ketua LMDH Wonoasri, Desa Tlekung, Suwandi mengatakan jika pengelolaan wisata ini murni dari dan oleh masyarakat sekitarnya. Ia menjelaskan, jika Coban Putri sudah ada sejak lama. Namun melihat potensi kunjungan wisatawan di Kota Batu yang meningkat setiap tahunnya, membuat warga tertantang untuk melakukan pembenahan agar potensi yang ada bisa dimanfaatkan sebagai tambahan ekonomi.
"Dengan meningkatnya kunjungan wisatawan di Kota Batu, selain memoles kami juga tetap menjaga keindahan dan kelestarian alamnya. Karena hal tersebut selain meningkatkan perekonomian masyarakat, juga bisa dimanfaatkan secara berkelanjutan bagi anak cucu," beber Suwandi kepada Malang Post.
Karenanya, dengan puluhan destinasi wisata di Kota Batu, pihaknya terus melakukan beberapa pembenahan dengan menambah beberapa wana dan fasilitas bagi wisatawan. Seperti menyediakan dua buah ayunan yang saling berdampingan tapat di depan air terjun. Jembatan dari bambu untuk menyebarangi sungai kecil dari aliran air terjun, beberapa titik spot foto, flying fox, berkuda, camping ground, Offroad dan terbaru adalah panjat tebing. (eri/oci)

Berita Terkait

Berita Lainnya :