Nostalgia Perang Gerilya di Ho Chi Minh City


Bertandang ke Vietnam jangan lewatkan Ho Chi Minh City. Kota ini menawarkan suasana yang jauh berbeda dengan Hanoi, lebih ramai dan modern. Pun demikian dengan masyarakat yang terbilang lebih ekspresif. Di Ho Chi Minh City inilah wisatawan akan lebih banyak menjumpai karakter ceria, banyak cafe dan restoran mewah di kota ini. Sedangkan dari sisi wisata, sama menariknya dengan Kota Hanoi.
Beberapa destinasi yang bisa menjadi acuan ketika bertandang ke Vietnam seperti Cu Cho Tunnels dan Pasar Phong Dien. Cu Chi Tunnels - Ho Chi Minh City Vietnam akan membawa pengunjung bernostalgia dengan masa perang gerilya Vietnam dengan menyusuri terowongan dengan panjang 200 KM ini.
Terowongan ini dibangun oleh pejuang lokal selama konflik Indochina, terowongan Cu Cho berfungsi sebagai basis bagi Viet Cong, Front Pembebasan Nasional, tempat tinggal tentara serta tempat tinggal penduduk untuk makan, tidur, bekerja atau memasak atau bahkan pergi ke sekolah.
"Cu Chi Tunnels merupakan salah satu bukti sejarah perang Vietnam yang terjadi sekitar tahun 70-an lalu, tempat di mana tentara Vietkong bersembunyi dan bergerilya melawan tentara Sekutu Amerika," ujar salah satu wisawatan asal Kota Malang, Stevent Avo Kristanto.
Lowongan ini mulai digunakan pada tahun 1948 sebagai tempat persembunyian dari serangan udara Prancis. Cu Cho Tunnels dilengkapi dengan segala kebutuhan seperti rumah sakit, sekolah, ruang meeting, dapur dan masih banyak lagi.
Laki-laki yang akrab disapa Steve ini memaparkan, selain bukti sejarah juga ada banyak pasar tradisional yang bisa menjadi tujuan berbelanja di Ho Chi Minh City. Ada beberapa pasar tradisional di Vietnam yang menarik untuk di kunjungi seperti Ben Than market di pusat kota Saigon atau Ho Chi Minh dan Phong Dien Floating Market di daerah Can Tho Vietnam.
 "Menurut saya yang paling menarik dikunjungi adalah  Phong Dien Floating Market di daerah Can Tho Vietnam. Pasar terapung ini berada diatas perairan Sungai Mekong dan buka pukul 5 pagi sampai menjelang siang saja," tukasnya.
Di pasar inilah para pelancong bisa menikmati ragam komoditas yang ditawarkan oleh pedagang. Mulai dari buah-buahan, sayur mayur hingga kebutuhan pokok lainnya. Wisatawan juga bisa berfoto-foto di Pasar Phong Dien, lantaran selain komoditas yang lengkap juga semua penjual memakai caping yang menambah cantik hasil foto ketika diabadikan. (lin/oci)