Bagai Negeri di Atas Awan

 
JULUKAN Negeri di Atas Awan sudah disematkan kepada Desa Ngadas Kecamatan Poncokusumo. Namun, Bukit Nirwana juga dinilai pantas menyandang julukan tersebut. Lantaran pada pagi dan sore hari, di tempat tersebut ditutupi oleh awan. Sehingga banyak wisatawan memburu moment itu dengan datang lebih pagi ke Bukit Nirwana.
Selain itu, saat sore hari, wisatawan juga bisa menikmati pemandangan matahari tenggelam. Sehingga, tempat tersebut oleh wisatawan disebut sebagai negeri di atas awan. Salah seorang wisatawan bernama Santi Dewi mengatakan, paling pas menikmati pemandangan di tempat ini saat pagi hari atau sore hari.
“Tidak perlu jauh-jauh ke Bromo untuk menikmati keindahan alam berupa awan putih dan hawa dingin. Di tempat ini bisa menikmati momen itu,” kata dia. Menurutnya, Bukit Nirwana ini memiliki keindahan tidak kalah dengan obyek wisata lain. Bahkan di tempat ini dia menyebut masih alami dan banyak tumbuhan hijau serta bunga.
“Kalau datang pagi hari, ya bisa lihat bunga masih berembun,” imbuhnya. Maka dari itu, dia berpesan kepada wisatawan lain yang hendak berkunjung ke tempat ini, supaya berangkat lebih pagi. Atau bisa juga pulang lebih sore untuk bisa menikmati keindahan pemandangan dan sekaligus matahari tenggelam.
“Jangan lupa membawa kamera. Karena keindahannya saat pagi hari maupun sore hari tidak tertandingi. Karena bisa berfoto saat ada awan yang masih pekat, sehingga desa tampak tidak terlihat ditutupi awan. Selain itu, bisa mengabadikan momen matahari tenggelam,” terangnya
Selain itu, kata dia, pengunjung maupun wistawan bisa memanfaatkan gazebo atau tempat duduk untuk berisitirahat sejanak. Selain itu, di tempat tersebut juga ada satu spot foto unik berupa Lorong Bambu Nirwana. (big/lim) 

Berita Lainnya :