Ala Backpacker, Eksplor Berlin Dalam Satu Hari

 
BERLIN - Mengeksplor berbagai kota dan tempat-tempat yang unik di Jerman menjadi pengalaman yang berkesan bagi Zainab Musthofafi, lulusan Sastra Jerman Universitas Negeri Malang ini. Pada Juni lalu, ia bersama seorang temannya berkesempatan mengeksplor Ibukota Jerman, Berlin. 
Perjalanannya ke kota metropolitan sekaligus tempat bertemunya berbagai kebudayaan ini dilakukan ala backpacker. Sebab perjalanannya itu tidak merogoh kocek uang yang cukup banyak. Bahkan, ia mengeksplor banyak tempat ikonik di Berlin hanya dengan waktu yang cukup singkat, sehari saja.
Perjalanan yang cukup panjang ditempuh Zainab seorang diri dari Hamburg, salah satu kota tersibuk di dunia menuju Berlin selama tiga jam menggunakan Flixbus, salah satu fasilitas untuk berkeliling di Eropa yang lebih hemat. 
“Jadi aku pakai kartu transportasi Berlin Brandenburg Ticket. Itu bisa pakai U-Bahn, S-Bahn, bis bahkan kereta regional. Tapi kalau IC/ICE tidak bisa,” ungkap Zainab, sapaan akrabnya. 
Saat itu, ia mendapat tiket tersebut hanya dengan harga 29 euro dan bisa digunakan oleh maksimal lima orang.
Sesampainya di bus halte ZOB Berlin pada jam 03.00 pagi, Zainab langsung menuju stasiun Postdamer Platz dengan menggunakan U-Bahn. Perjalanan dilanjutkan menuju Gerbang Brandenburg, salah satu simbol utama Berlin. 
Dikutip dari Wikipedia, Gerbang Brandenburg atau dalam bahasa Jerman Brandenburger Tor merupakan bekas gerbang kota dan salah satu simbol utama Berlin. Gerbang itu terletak antara Pariser Platz dan Platz des 18. März.
Gerbang Brandenburg merupakan satu-satunya gerbang yang tersisa yang sebelumnya pintu masuk ke Berlin. Satu blok ke utara berdirilah gedung Reichstag. Gerbang ini mengawali pemindahan Unter den Linden, jalan terkenal dengan pohon linden yang mengarah langsung ke kediaman kerajaan.
Sekitar pukul 05.00 pagi sampai di Gerbang Brandenburg, Zainab bertemu dengan temannya, Rachma Meidinar dan langsung melanjutkan perjalanannya ke berbagai tempat dengan berjalan kaki. Setiap sisi di Kota Berlin memang mempunyai hal-hal yang unik dan ikonik. Terlebih saat itu masih sangat pagi sehingga suasana masih sepi dan wisatawan belum membludak.
Selama berjalan kaki itu, ia mengeksplor Memorial Holocaust, Tugu Kemenangan Berlin. Tak lupa juga ia mengunjungi jalan ikonik dan terkenal, seperti Alexander Platz, Unter den Linden dan Pariser Platz. 
“Di belakangnya Gerbang Brandenburg memang sudah bisa lihat. Jadi di area Brandenburger bisa pergi ke Memorial Holocaust, Tugu Kemenangan Berlin, gedung Reichstag, serta nama beberapa tempat hanya dengan jalan kaki,” jelasnya. (tia/aim)

Berita Lainnya :