Ramadhan Pembuka Peradaban Literasi

Bulan Ramadan, pembuka peradaban membaca yang sesungguhnya. Pada bulan ini, Ayat membaca diturunkan "Iqra'", dan nama kitabnya pun, disebut "Qur'an" sebuah "Bacaan". Adakah sebuah kitab yang menyamainya?
Betapa bulan ini menjadi bulan pembuka alam berfikir, bertafakkur dan awal dari hebatnya sebuah umat, karena tanpa membaca, suatu bangsa atau kaum tidak akan pernah maju dan beradab.
Masyarakat Arab pada waktu itu sebagai masyarakat ummiyyun (seperti bayi ketika lahir) yang tidak dapat membaca dan menulis, hanya belasan saja yang mampu menulis dan membaca, sehingga mereka mengandalkan hafalan saja. Dan yang kuat hafalannya, dianggap orang yang cerdas, dan menghafal menjadi tolak ukur kehebatan seseorang, serta yang bisa menulis pun dianggap aib. "Innahu indana aibun, sesungguhnya menulis di kalangan kami aib", demikian kata Zurrahmah.

Ramadan, Bulan Penuh Hidayah

 
“Berilah kami hidayah jalan yang lurus” (QS. Al Fatihah ayat 6). Kalimat mulia ini merupakan doa kita agar Allah selalu memberi hidayah kepada kita jalan yang lurus dan benar. Yaitu jalan yang dapat mengantarkan kita kepada tujuan hidup yang sebenar-benarnya, yaitu jalan yang akan membawa kita kepada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Berita Lainnya :