Panggil Indri, Datang Utusan Ken Arok

 
MALANG - WANITA berambut panjang mengenakan kebaya bergentayangan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. Sosok itu kerap menampakan diri. Tim Penghuni Lain Malang Post dan Tim Nocturnal Division eksplor di kantor yang berlokasi di Jalan Danau Ranau, Sawojajar itu Sabtu (9/12) malam. Sebelum bertemu sosok seram tersebut, tim harus berhadapan dengan utusan Ken Arok. 
Penasaran dengan cerita dan kisah-kisah horor tentang Indri,  Tim Nocturnal Division mencoba memanggil sosok wanita tersebut. Saat mencoba melakukan mediumisasi hal tidak terduga terjadi. Salah satu Tim Penghuni Lain Malang Post, Choirul Anwar mendadak merasakan sesuatu.
“Lho mas, mas, aku kok diceluk (aku kok dipanggil),” tutur pemuda yang akrab disapa Arul ini sembari menunjuk sudut ruangan kantor BPBD Kota Malang di lantai dua.
Belum sempat berkata banyak,  Arul kemudian ambruk. Ia tak sadarkan diri. Seketika itu,  Ki Ayik dan Ki Rifky dari Tim Nocturnal Division membopong Arul yang tiba-tiba menjadi berat tidak seperti biasanya. 
Selang 5 menit kemudian, suara Arul berubah lebih berat. Dengan perlahan-lahan Ki Ayik dan tim Penghuni Lain mulai mengeksplor sosok yang memasuki tubuh wartawan Malang Post tersebut. 
“Dengan siapa kami bicara,” tanya Ki Ayik. Sosok yang masuk dalam tubuh Arul itu hanya diam dan meringis. Beberapa saat kemudian, suara berat dan tegas keluar dari mulut Arul.
“Anda disini sangat mengganggu!” teriak makhluk yang merasuki tubuh Arul itu.
Ia kemudian merubah posisi duduknya menjadi lebih tegap, kedua tangan diletakkan di atas pahanya  selayaknya seorang abdi dalam. Tim Penghuni Lain Malang Post kemudian mencoba berkomunikasi dengan sosok yang merasuki Arul ini.
“Saya bukan jin jahat. Saya Ki Ageng Sukmo. Saya sudah 1.235 tahun disini,” aku sosok yang memasuki tubuh Arul tanpa dipanggil ini.
Saat ditanya apa tujuannya merasuki tubuh Arul,  tiba-tiba Ki Ageng Sukmo  menjelaskan bahwa sosok Arul merupakan pribadi polos yang tidak mengerti apa-apa. Ia memperingatkan tim Penghuni Lain untuk segera menyelesaikan urusannya.
Ki Ageng Sukmo membeber terdapat ribuan mahluk yang ada di sekitar Kantor BPBD Kota Malang ini. Ia pun menegaskan bahwa dirinya  yang diamanatkan untuk menjaga kawasan tersebut.
“Saya tidak mengganggu. Yang ganggu disini bukan teman saya. Saya diperintahkan Ken Arok untuk menjaga tempat ini dari dulu karena disini dulu telaga tempat Dewi Srikandi mandi,” tegasnya dengan nada suara keras. 
Ki Ageng Sukmo kemudian mengatakan, terdapat jin jahat yang sering mengganggu. Sosoknya adalah genderuwo. Maka dari itu ia meminta Tim Penghuni Lain untuk tidak berlama-lama di tempat tersebut dan segera menyelesaikan urusan.
Saat ditanya mengapa ia harus menjaga tempat yang sekarang menjadi kantor BPBD Kota Malang itu, Ki Ageng Sukmo menjelaskan bahwa ia menjagai sesuatu barang berharga.
“Sebelah timur kantor ini ada batu. Peninggalan Ken Arok saya suruh jaga. Batunya ada di bawah pohon dan dijaga naga. Saya mohon jaga sopan santunya,” serunya lagi.
Merasa cukup berkomunikasi dengan sosok penjaga tua ini, Tim Nocturnal Division kemudian menyuruh Ki Ageng Sukmo untuk pulang dan meningalkan tubuh Arul. Ia pergi dan mengucapkan salam dan langsung meninggalkan tubuh Arul kurang dari 5 menit. (ica/van) 

Berita Lainnya :

loading...